Penampakan Bangli Sport Center. Untuk tahun ini, Pemkab Bangli menggelontorkan miliaran rupiah untuk perluasan. (BP/istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Bangli mengalokasikan anggaran Rp3,3 miliar pada tahun ini untuk memperluas area Bangli Sport Center. Perluasan dilakukan dengan penambahan lahan di sisi utara dan selatan agar lintasan atletik yang telah dibangun memenuhi standar internasional.

Kepala Disdikpora Bangli, Komang Pariartha mengatakan untuk memperluas area sport center pemkab melakukan pengadaan dua bidang tanah. Saat ini pengadaan lahan masih sedang berproses.

Baca juga:  Pemkab Bangli Kekurangan Dana, Baru 19 Desa Terima ADD

“Kemarin ada rapat dengan tim pengadaan tanah yang dipimpin pak sekda. Sudah ada kesepakatan pemilik tanah untuk menjual tanahnya,” ungkap Pariartha, Senin (9/2).

Selain perluasan lahan, tahun ini Pemkab Bangli juga merencanakan pembangunan fasilitas berupa tribun. Berbeda dengan pengadaan tanah, pengerjaan fisik tribun akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan sumber dana dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK).

Kabid Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Bangli, I Gusti Ngurah Alit menambahkan lahan yang akan dibebaskan mencakup dua titik di sisi utara dan selatan. Lahan tersebut milik warga dan subak yang luasnya masing-masing 30,5 are dan 13,9 are.

Baca juga:  Empat PNS Bolos Bertahun-tahun Diperiksa

“Kami sudah rapat dengan tim pengadaan tanah dan menghadirkan pemilik lahan pada 29 Januari lalu. Sudah ada kesepakatan bersama mengenai ganti rugi,” jelasnya.

Dengan penambahan lahan tersebut nantinya total luas area sport center bertambah menjadi sekitar 5,6 hektar dari sebelumnya sekitar 5,5 hektar.

Perluasan lahan dilakukan guna memenuhi standar internasional. Saat ini lintasan atletik baru tersedia 6 lintasan. Untuk mencapai standar internasional, maka lintasan perlu ditambah agar menjadi 8 lintasan. “Karena posisi lahan saat ini sudah sangat mepet, sehingga diperlukan penambahan lahan di sisi Utara dan selatan,” jelasnya. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Wajib Tunjukan Suket Rapid Test, Kunjungan ke Kintamani Berkurang
BAGIKAN