Longsor- Bencana tanah longsor yang terjadi di Karangasem akibat hunan deras, pada Kamis (5/2) sampai Jumat (6/2) pagi. (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan deras yang kembali mengguyur wilayah Karangasem yang terjadi sejak Kamis (5/2) malam, hingga Jumat (6/2), mengakibatkan sejumlah wilayah di Karangasem dilanda tanah longsor, hingga pohon tumbang hingga banjir. Akibatnya seorang pemotor menjadi korban pohon tumbang hingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengungkapkan, berdasarkan laporan sementara yang diterima, bencana tanah longsor terjadi di empat titik di wilayah Kecamatan Selat. Sedangkan untuk banjir terjadi di Kecamatan Manggis tepatnya di Desa Antiga Kelod.

Baca juga:  FK Unud Gelar Donor Darah Plasma Konvalesen

“Kami juga menerima laporan pohon tumbang di beberapa titik. Bahkan, seorang pemotor menjadi korban akibat pohon tumbang yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Karangasem,” ucap Arimbawa, Jumat (6/2).

Arimbawa mengatakan, sementara untuk banjir terjadi di wilayah yang sama seperti sebelumnya yaitu di Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis. Banjir sempat menggenangi beberapa rumah warga dan ruas jalan di wilayah tersebut. “Kami belum ada laporan terkait dampak akibat banjir tersebut,” katanya.

Baca juga:  Longsor Tutup Akses ke Banjar Pumahan Penebel

Dia menjelaskan, untuk tanah longsor terjadi di wilayah Banjar Batu Gede, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. Berdasarkan laporan awal terdapat empat titik longsor di sepanjang jalan yang ada di wilayah tersebut hingga membuat kendaraan tidak bisa melintas. “Untuk assessment kami sudah koordinasi dengan PUPR untuk bersama-sama melakukan penanganan agar akses jalan bisa dilalui kembali,” imbuh Arimbawa. (Eka Parananda/balipost)

 

BAGIKAN