
GIANYAR, BALIPOST.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bali, Dr. I Gusti Made Sunartha, melakukan pembinaan intensif terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kabupaten Gianyar, Rabu (4/2).
Kegiatan yang dibalut dengan silaturahmi lintas iman ini menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial dan peningkatan kualitas pelayanan umat di Gianyar.
Kepala Kantor Kemenag Gianyar, I Gusti Ngurah Agung Wardhita, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya didukung oleh 281 ASN. Ia menegaskan bahwa integritas adalah kunci utama.
“Setiap wajah memiliki cerita, setiap langkah meninggalkan jejak. Penguatan kompetensi ASN menjadi kunci agar tugas pokok dan fungsi Kemenag berjalan optimal,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa Kemenag Gianyar telah berhasil mendata sekitar 1.500 Tempat Data Peribadatan (TDP). Validasi data ini menjadi krusial, terutama dengan adanya kebijakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Gianyar yang diharapkan mampu memperkuat pelayanan keagamaan hingga ke tingkat akar rumput.
Kakanwil Kemenag Bali, Dr. I Gusti Made Sunartha, dalam arahannya mengingatkan bahwa merawat kerukunan adalah investasi jangka panjang yang tidak ternilai harganya.
Ia mengutip konsep Catur Guru dalam ajaran Hindu sebagai fondasi etika pengabdian bagi para ASN. “Merawat kerukunan itu tidak mudah. Menjaganya jauh lebih mahal ketika kerukunan sudah menjadi persoalan,” ujar Sunartha.
Ia juga berpesan agar seluruh elemen, termasuk penyuluh agama, aktif dalam program ekoteologi dan inovasi pendidikan.
Tokoh yang hadir dalam kegiatan ini Komang Alit Adnyana (Kepala Kesbangpol Gianyar), Alit Asmara (Ketua MDA Kabupaten Gianyar), Perwakilan FKUB dan Ketua PHDI Gianyar dan Tokoh-tokoh lintas agama se-Kabupaten Gianyar.
Kehadiran berbagai elemen ini mempertegas komitmen kolektif untuk menjaga Gianyar sebagai wilayah yang toleran dan harmonis melalui kerja nyata, bukan sekadar kata-kata. (Wirnaya/balipost)










