Dinas Perhubungan Karangasem saat melaksanakan rapat kerja dengan Komisi II DPRD Karangasem, pada Selasa (3/2). (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pemasangan lampu hias untuk penerangan jalan raya terus dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Karangasem. Untuk tahun 2026 ini, Dishub kembali berencana memasang lampu hias di puluhan titik di wilayah perkotaan Amlapura. Pemasangan lampu hias ini untuk menghidupkan suasana wilayah Kota Amlapura.

Kepala Dinas Perhubungan Karangasem Tjokorda Surya Dharma mengungkapkan, sebelumnya pihaknya telah melakukan pemasangan  lampu hias di Jalan Untung Surapati, Jalan Ahmad Yani, dan Jalur 11. Kata dia, di tahun 2026 ini, pihaknya kembali memasang lampu hias di wilayah Kota Amlapura. Anggaran yang telah dialokasikan untuk pengadaan lampu hias tersebut sebesar Rp4 miliar lebih.

Baca juga:  Tingkatkan Produksi Padi dan Jagung, Kementan Anggarkan Rp 7,74 triliun

“Di tahun 2026 kita kembali berencana akan melakukan pengadaan lampu hias di wilayah jalan raya yang ada di wilayah Kota Amlapura, di antaranya Jalan Gajah Mada, Ngurah Rai, Kartini, sebelah Pura Jagat Nata, dan di dalam kota keliling dan berlanjut sampai Tugu Pahlawan,” ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi II DPRD Karangasem, pada Selasa (3/2).

Tjokorda Surya Dharma mengatakan, pemasangan lampu hias yang kembali akan dilakukan nantinya, adalah untuk menerangi jalan di wilayah perkotaan. Terlebih lagi, Kota Amlapura ada di pojok mati. Jadi, untuk mempercantik kota, diperlukan penataan seperti ini.

“Pemasangan lampu hias ini adalah untuk menghidupkan suasana kota, dan penataan yang lainnya. Terlebih lagi, saat ini belum banyak adanya lampu penerang, sehingga masih kurang disana. Karena di kabupaten lain kota terlihat hidup, ketika banyak ada lampu penerangan ini,” katanya.

Baca juga:  Rindam IX/Udayana Lantik 262 Bintara TNI AD

Selain akan memasang lampu hias, jelas Tjokorda Surya Dharma, pihaknya juga bakal memasang lampu dekoratif di wilayah Kota Amlapura. “Nanti lampu dekoratif yang dipasang seperti di jalur II, sehingga kota Amlapura semakin indah,” jelasnya.

Menyikapi rencana Dishub tersebut, anggota Komisi II DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi mengatakan, dana yang dibutuhkan untuk penataan wilayah kota anggarannya besar. Maka dari itu, di tengah keterbatasan anggaran daerah, maka komisi II ingin merubah pola lama. Artinya, Dishub lebih dulu bisa merancang program lebih awal sebelum proses pembahasan rancangan APBD.

Baca juga:  Gianyar Kekurangan 9 Ribu LPJ

“Dengan lebih awal merancang anggaran, maka kami bisa mengakomodir, mulai dari sisi kombinasikan dengan pokir-pokir kami di dewan. Sehingga, mana yang bisa didorong, maka itu yang akan didorong di Dinas Perhubungan, mulai dari penerangan dan program yang lainnya,” katanya sembari menyatakan, kalau di Jalan Gajah Mada pada pukul 20.00 WITA tidak ada aktivitas apapun, sehingga dengan adanya penerangan lampu hias ini, kedepannya kota bisa lebih menggeliat lagi. (Eka Prananda/balipost)

 

BAGIKAN