Lokasi gempa magnitudo 5,5 yang mengguncang Pacitan dan getarannya terasa hingga Denpasar, Selasa (27/1). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Selasa (27/1) sejumlah peristiwa terjadi. Dari gempa di Pacitan terasa sampai di Denpasar hingga alih fungsi hutan di Bali kian mengkhawatirkan menjadi berita-berita yang menarik minat pembaca.

Bagi pembaca yang belum sempat membaca berita-berita ini, berikut cuplikan peristiwanya. Tersedia juga link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online:

1. Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Pacitan, Getaran Terasa Hingga Denpasar

DENPASAR, BALIPOST.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 mengguncang wilayah timur Pacitan, Jawa Timur, Selasa pagi (27/1).

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pukul 08.20.44 WIB.

Pusat gempa berada di koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur, atau sekitar 25 kilometer timur Pacitan, dengan kedalaman 105 kilometer.

Baca juga:  Gubernur Koster "Warning" Wisatawan yang Lecehkan Tempat Suci

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/27/523202/Gempa-Magnitudo-5,5-Guncang-Pacitan,…html

2. Gubernur Koster Usulkan Sejumlah Zona Wisata Gunakan Kendaraan Listrik

DENPASAR, BALIPOST.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terus mengakselerasi penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan pengembangan ekosistem e-mobility sebagai bagian dari transisi energi bersih.

Ini, sekaligus upaya menjadikan Bali sebagai pelopor ekonomi hijau.

Gubernur Bali Wayan Koster menargetkan Bali menjadi pionir industri kendaraan listrik nasional, dengan mendorong pegawai pemerintah hingga masyarakat umum beralih ke kendaraan berbasis baterai.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/27/523268/Gubernur-Koster-Usulkan-Sejumlah-Zona…html

3. WC Berbayar di Lapangan Renon Dipertanyakan Masyarakat, Ini Penjelasan Disbud Bali

DENPASAR, BALIPOST.com – Keberadaan fasilitas WC berbayar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, menuai pertanyaan dari masyarakat.

Baca juga:  Bulan Bahasa Bali Ke-5 Digelar Hingga Tingkat Desa Adat

Bahkan, persoalan ini sempat ditanyakan langsung kepada Gubernur Bali, pada saat Gubernur Bali, Wayan Koster berolahraga, Minggu (25/1).

Pertanyaan ini dilontarkan seiring anggapan publik bahwa fasilitas umum di ruang terbuka tersebut seharusnya bisa diakses secara gratis.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/27/523288/WC-Berbayar-di-Lapangan-RenonDipertanyakan…html

4. Tak hanya Rumah Jabatan Bupati, Pemkab Bangli Bangun Ulang Fasilitas Polres Tahun Ini

BANGLI, BALIPOST.com – Tak hanya membangun ulang rumah jabatan bupati, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli juga merancang pembangunan rumah dinas untuk Kapolres Bangli dan Wakapolres, TK Bhayangkara, serta Sasana Bhayangkara tahun ini.

Pembangunan fasilitas untuk polres Bangli tersebut dilakukan sehubungan adanya rencana perluasan kawasan Bangli Sport Center.

Rencananya rumah dinas Kapolres Bangli dan Wakapolres, TK Bhayangkara, serta Sasana Bhayangkara yang saat ini berlokasi di Jalan Merdeka bakal dipindah dan dibangun di lokasi baru yakni kawasan Jalan Lettu Kanten dan Jalan Lettu Sobat.

Baca juga:  Cegah Jumlah Sungai Mati Bertambah, Koster Petakan Penghijauan Hulu ke Hilir

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/27/523401/Tak-hanya-Rumah-Jabatan-Bupati,…html

5. Alih Fungsi Hutan di Bali Kian Mengkhawatirkan, Hukum Harus Tegas

DENPASAR, BALIPOST.com – Alih fungsi lahan hutan di Bali kian menjadi sorotan. Di balik pesatnya investasi dan pembangunan usaha, kawasan hutan yang semestinya menjadi wilayah lindung terus tergerus. Kondisi ini memicu pertanyaan publik.

Akademisi Magister Hukum Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar), Dr. I Wayan Rideng, SH., MH., menilai polemik penggunaan kawasan hutan seharusnya tidak lagi diperdebatkan, karena regulasi kehutanan telah lama diatur secara jelas.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/27/523234/Alih-Fungsi-Hutan-di-Bali…html

BAGIKAN