
DENPASAR, BALIPOST.com – Tingkat hunian atau okupansi kamar hotel di Bali saat ini rendah. Kondisi ini pun sudah terjadi sejak Desember lalu. Untuk itu, libur Imlek pada Februari mendatang diharapkan mampu mendongkrak okupansi hotel khususnya dari wisatawan Tiongkok.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Jumat (23/1).
Dia mengatakan, pada libur Imlek, wisatawan yang ramai berkunjung biasanya dari Tiongkok sehingga diharapkan bisa mendongkrak okupansi hotel.
Sejak pandemi Covid-19 lalu, kedatangan wisatawan Tiongkok, kata Cok Ace panggilan akrabnya, belum 100 persen. “Posisi masih dikalahkan oleh India. Kita harapkanlah nanti Imlek bisa pulih lagi, minimal bisa naik ke rangking 2. Karena ini yang mengisi pasar di Februari,” katanya.
Cok Ace mengatakan, pada Januari ini okupansi hotel, termasuk kunjungan wisatawan, tengah mengalami penurunan. Kondisi ini dipengaruhi low season, yang menurutnya bukan hanya karena cuaca ekstrem. “Kalau cuaca ekstrem kan tidak terjadi di Bali saja, seluruh dunia termasuk seluruh Indonesia juga terjadi cuaca ekstrem, saya kira bukan itu yang menjadi persoalan,” terangnya.
Pada Desember 2025 yang menjadi puncak liburan juga diakuinya belum memberikan peningkatan okupansi signifikan seperti tahun sebelumnya. Bahkan okupansi turun sekitar 8 persen dibandingkan 2024.
Hal tersebut juga dipengaruhi oleh akomodasi yang tidak terdaftar yang mengambil jatah wisatawan yang biasanya menginap di akomodasi berizin. Kondisi ini menurutnya akan berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD) ke depan karena tidak ada pajak yang dibayarkan dari akomodasi tak berizin tersebut. “Lihat PAD, jika melihat kunjungan meningkat 10,2 persen tahun ke tahun seharusnya PAD-nya minimal mendekati itulah,” terangnya.
Kesenjangan ini tentu menjadi PR bagi pemerintah daerah. Pendataan akomodasi yang tidak berijin bukan saja untuk kepentingan PHRI namun penting bagi pemerintah untuk proyeksi ke depan. (Widiastuti/bisnisbali)










