Tim Damkar berhasil mengevakuasi seekor ular yang masuk ke rumah salah satu warga di Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati, Senin (12/1) dini hari. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar kembali menunjukkan kesigapannya dalam menangani situasi darurat non-kebakaran. Tim Damkar berhasil mengevakuasi seekor ular yang masuk ke rumah salah satu warga di Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati, Senin (12/1) dini hari.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar, Putu Pradana, seizin Kepala Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan Kabupaten Gianyar, I Putu Yudanegara, mengatakan, laporan diterima oleh Pos Induk Damkar Gianyar sekitar pukul 03.30 WITA dari pemilik rumah, I Wayan Balik Eka Putra. Warga yang berlokasi di Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban tersebut merasa terancam dengan keberadaan ular yang menyelinap ke dalam area tempat tinggalnya saat dini hari.

Baca juga:  Antisipasi Sampah Kiriman di Musim Hujan, Ini Dilakukan LHK Badung

Menanggapi laporan tersebut, Regu 3 Pos Induk Damkar Gianyar segera dikerahkan menuju lokasi dengan menggunakan armada pikap biru. Proses evakuasi berlangsung cepat dan profesional dan ular berhasil diamankan tanpa ada korban jiwa maupun kerusakan materiil.

Putu Pradana, mengonfirmasi bahwa intensitas laporan penanganan hewan liar cenderung meningkat, terutama di musim penghujan. “Petugas kami siaga 24 jam untuk melayani masyarakat, tidak hanya untuk memadamkan api, tetapi juga penanganan non-kebakaran yang berpotensi membahayakan keselamatan warga,” jelasnya.

Baca juga:  Bali Classic Motor Show 2 Padukan Pameran Mobil Klasik dengan Pariwisata

Putu Pradana mengimbau, jika menemukan hewan berbahaya, segera hubungi petugas Damkar. Hindari mencoba menangkap hewan liar tanpa keahlian dan peralatan khusus untuk meminimalisir risiko cedera atau gigitan. Pastikan lingkungan rumah bersih dan tidak lembap untuk mengurangi daya tarik bagi hewan melata. Saat ini, situasi di kediaman Wayan Balik telah dinyatakan kondusif dan aman dari gangguan hewan liar. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN