Tangkapan layar - BMKG memetakan titik gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,5 di Kuta Selatan, Bali, Sabtu (9/1/2026). (BP/Antara)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gempa bumi dangkal dengan magnitudo 4,5 di Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, memiliki gerakan mendatar (strike slip).

“Gempa bumi yang terjadi itu adalah dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Sabtu (10/1).

Dikutip dari Kantor Berita Antara, hasil tersebut diketahui berdasarkan analisis dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa bumi tektonik yang terjadi pada pukul 17.34 WITA.

Baca juga:  Sasar Knalpot Brong, Puluhan Motor Diamankan

Episenter terletak pada koordinat 9,26 derajat Lintang Selatan (LS) dan 114,78 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 71 kilometer barat daya Kuta Selatan, Bali pada kedalaman 34 kilometer.

Gempa bumi itu dirasakan beberapa wilayah di Pulau Dewata yakni di Kuta Selatan, Kuta, Denpasar dan Jembrana.

Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik, lanjut dia, menunjukkan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami.

Baca juga:  Usai Gelar Rapat Tertutup dengan Unud, Menteri Pigai Sebut Ada Peristiwa Perundungan pada TAS

Meski begitu, pihaknya mencatat gempa bumi susulan terjadi dengan magnitudo lebih kecil yakni 2,5 pada pukul 18.21 WITA dengan kedalaman 10 kilometer yang berlokasi 78 kilometer barat daya Kuta Selatan. (kmb/balipost)

BAGIKAN