SEMARAPURA, BALIPOST.com – Desa Adat Pesinggahan terus berupaya dalam melakukan penataan wilayahnya. Terutama di sekitar Pura Goa Lawah, dimana pengunjung kerap kali membludak pada saat pujawali. Desa di Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung ini, sedang berencana untuk membangun kios lagi di areal parkir timur Pura Goa Lawah, untuk menampung para pedagang yang belum memiliki tempat berjualan yang jelas.

Bendesa Adat Pesinggahan, I Wayan Sujana, belum lama ini, mengatakan meski Desa Adat Pesinggahan telah merampungkan pembangunan sepuluh kios di Rest Area Goa Lawah dan 60 kios lainnya di areal parkir selatan Pura Goa Lawah, ini belum bisa menampung semua pedagang. Ditambah lagi saat hari-hari tertentu, misalnya saat pujawali, banyak pedagang acung yang tidak memiliki tempat jelas untuk berjualan.

Baca juga:  Fokus Penguatan, BPD Hadirkan UMKM di Pasar Rakyat

Sehingga Desa Adat Persinggahan berencana akan membuat lagi kios di sebelah timur Pura Goa Lawah. Areal parkir baru ini cukup luas untuk menampung banyak kendaraan pemedek. Dengan program pembangunan kios baru itu, nantinya semua pedagang yang belum punya tempat yang layak, semuanya bisa tertampung. Tujuan besarnya adalah agar seluruh pedagang dapat beraktivitas dengan tertib, aman dan nyaman dalam upaya penataan Pura Goa Lawah.

Baca juga:  Jelang KTT G20, Desa Adat Tuban Kerahkan Ratusan Pecalang

Penataan parkir di sebelah timur Pura Goa Lawah ini sebelumnya menelan dana cukup besar, mencapai Rp4.279.600.000. Penataannya dilakukan Pemkab Klungkung tahun 2023, dari anggaran Dana Alokasi Khusus di bidang pariwisata. Sehingga areal timur Pura Goa Lawah ini menjadi lebih layak untuk parkir dari sebelumnya. (Bagiarta/balipost)

Tonton selengkapnya di video

BAGIKAN