Warga membantu dagang bakso mengevakuasi rombongnya saat banjir melanda Buleleng, Sabtu (9/3). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat. Diperkirakan kondisi cuaca ini terjadi pada 9-11 Maret 2024, termasuk saat Hari Raya Nyepi.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho di Denpasar, Sabtu (9/3) dikutip dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Aksi Dukung TNI dan Polri Berangus Radikalisme Digelar

BBMKG Denpasar memetakan pada 9-10 Maret 2024, peringatan cuaca itu terjadi di seluruh wilayah Bali, yakni sembilan kabupaten/kota.

Sembilan kabupaten/kota itu yakni Kabupaten Badung, Kota Denpasar, Kabupaten Tabanan, Gianyar, Klungkung, Karangasem, Buleleng, Bangli, dan Jembrana.

Kemudian pada 11 Maret atau bertepatan saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946, peringatan cuaca berpotensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat diperkirakan terjadi di tujuh kabupaten/kota di Bali.

Baca juga:  WFH Cegah Omicron, Bali Disarankan Tak Serta Merta Ikut

Tujuh kabupaten/kota itu yakni Kabupaten Klungkung, Karangasem, Gianyar, Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Bangli, dan Buleleng.

Karena itu, ia mengharapkan masyarakat mewaspadai dampak bencana yang dapat timbul di antaranya angin kencang, pohon tumbang, petir, banjir, genangan air dan tanah longsor.

Selain itu, katanya, pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, dan wisata bahari.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir untuk mewaspadai potensi gelombang laut dengan ketinggian mencapai dua meter atau lebih, diperkirakan terjadi di Laut Bali, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok dan Samudera Hindia Selatan Bali. (kmb/balipost)

Baca juga:  Kejari Bangli Usut Dua Dugaan Korupsi
BAGIKAN