Arsip foto - Bendera Swedia berkibar di atas Istana Kerajaan di Stockholm. (BP/Ant)

WASHINGTON, BALIPOST.com – Setelah Amerika Serikat menerima instrumen aksesi pada Kamis, Swedia resmi menjadi anggota ke-32 Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Aksesi tersebut akhirnya diterima setelah dua tahun Swedia mengajukan diri untuk bergabung dengan aliansi militer itu setelah meletusnya perang Rusia di Ukraina pada Februari 2022.

“Hal baik datang kepada mereka yang bersabar,” sebut Menlu AS Antony Blinken di Kementerian Luar Negeri setelah menerima instrumen aksesi. Dia bergabung dengan Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson serta Menlu Swedia Tobias Billstrom.

Baca juga:  Jokowi Ajak Negara Anggota G7 Berinvestasi Energi Bersih di Indonesia

“Ini adalah momen bersejarah bagi Swedia. Ini sejarah bagi aliansi kami. Ini sejarah bagi hubungan trans-atlantik. Aliansi NATO kami, atau aliansi pertahanan saat ini lebih kuat dan besar dari sebelumnya,” kata Blinken dikutip dari kantor berita Antara, Jumat (8/3).

Dia mengatakan bahwa “tidak ada contoh yang lebih jelas dari kegagalan strategis saat ini” dalam perang Rusia terhadap Ukraina.

Kristersson mengatakan Swedia meninggalkan 200 tahun netralitas dan ketidakberpihakan militer dan menyebut kenaikan kekuasaan negaranya sebagai “langkah besar namun pada saat yang sama merupakan langkah yang sangat alami.”

Baca juga:  Perangi COVID-19, Swedia Perpanjang Pembatasan Kegiatan Warga

“Keadaan keamanan di kawasan kami tidak pernah lebih serius sejak Perang Dunia Kedua,” kata dia. Rusia akan terus menjadi ancaman serius atas keamanan Atlantik Eropa untuk masa mendatang. “Karena ini Swedia mengajukan permohonan untuk bergabung dengan NATO,” tambahnya.

Swedia dan Finlandia mengajukan permohonan bergabung dengan NATO pada Mei 2022, meninggalkan kebijakan non-blok mereka yang sudah lama ada, sebuah keputusan yang dipicu oleh perang Rusia melawan Ukraina.

Baca juga:  Dari Penerapan Sistem Ganjil-Genap hingga Bukan Bangsa Ecek-ecek

Finlandia, yang memiliki garis perbatasan dengan Rusia sepanjang 1.340 kilometer (832 mil), menjadi anggota NATO ke-31 pada 4 April 2023.

Swedia menyelesaikan prosedur keanggotaannya setelah Hongaria menjadi anggota NATO terakhir yang meratifikasi keanggotaan negara tersebut pekan lalu, dan instrumen ratifikasi dikirim pada Kamis ke Washington. Turki menyetujui tawaran Swedia untuk menjadi anggota NATO pada Januari lalu.

Selanjutnya bendera Swedia akan dikibarkan bersama dengan 31 anggota lainnya pada upacara Senin di kantor pusat NATO di Brussels untuk menandai aksesi tersebut. (Kmb/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *