Sejumlah penghuni kos-kosan di Jalan Sekar Sari, Kesiman berada di pengungsian. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kebakaran di rumah kos-kosan di Jalan Sekar Sari, Kesiman, Minggu (3/3) berdampak pada 83 jiwa. Mereka merupakan penghuni kos-kosan yang terbakar tersebut.

Namun, dari jumlah itu, beberapa sudah ada yang mengungsi ke rumah saudaranya. Ada pula yang telah dipulangkan ke Lombok. Karena sebagian besar yang terdampak tersebut berasal dari Lombok.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty dikonfirmasi, Senin (4/3) mengatakan kebanyakan warga terdampak memiliki KTP Lombok dan Banyuwangi. Sementara itu, hanya 2 warga yang memiliki KTP Denpasar.

Baca juga:  Karya IBTK, Badan Pengelola Siapkan Belasan Kantong Parkir Cadangan

Kebakaran ini menimpa lahan yang memiliki 24 unit kos-kosan semi permanen.

Selain itu 3 unit warung juga ikut terbakar dimana dua unit milik warga ber-KTP Denpasar dan satu unit dari luar Denpasar. Pihaknya mengaku terus memantau perkembangan warga yang terdampak yang kini tinggal di pengungsian maupun di rumah warga.

“Dari kemarin kami sudah bagikan makanan, pengecekan kesehatan dari Dinas Kesehatan. Juga diserahkan family kit dari BPBD,” imbuhnya.

Baca juga:  Ratusan Pengungsi dari Dukuh ke Desa Tembok

Selain bantuan dari pemerintah, pihaknya juga mengaku banyak bantuan yang datang dari warga sekitar. Bahkan menurutnya, warga membuat dapur umum yang dikelola secara swadaya untuk mengolah bahan makanan yang didapat.

“Untuk bayi, juga sudah mendapat pemeriksaan dari Puskesmas dan dibantu susu serta kelengkapan bayi,” paaprnya.

Terkait langkah ke depan, pihaknya mengaku sudah sempat berkoordinasi dengan pemilik lahan. Pemilik lahan mengaku akan melakukan pembersihan puing kebakaran tersebut. (Asmara Putera/balipost)

Baca juga:  Bertambah, 1.065 Penganggur Pada Februari 2020
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *