SINGARAJA, BALIPOST.com – Sehari sebelum perayaan hari suci Galungan, umat Hindu akan melaksanakan ritual penampahan. Umumnya, saat penampahan yang pada tahun ini jatuh pada Selasa 27 Februari 2024, umat Hindu akan memotong babi yang dagingnya akan dimanfaatkan untuk persembahan.

Tradisi dalam hari penampahan ini biasanya dilakukan dengan cara berbagi (mepatung) untuk meringankan beban warga dalam menyediakan daging babi.

Hingga kini, tradisi itu masih dilakukan umat Hindu. Salah satunya Desa Dapdaputih, Buleleng.

Baca juga:  Ray Cobra, Penjinak King Kobra Asal Gumbrih Dedikasikan Hidupnya untuk Penyelamatan Satwa

Semeton Dadia Ki Pasek Badeg masih rutin melakukan tradisi ini setiap enam bulan sekali, bertepatan dengan Penampahan Galungan.

Menurut Kelian Suka Duka Pasemetonan Ki Pasek Badeg Dapdaputih, I Nyoman Sukrawan, tujuan dari mapatung ini untuk mempererat kerukunan sesama warga.

Mepatung tak hanya digelar komunitas, sejumlah Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Salah satunya adalah LPD Kedonganan.

Tradisi mepatung juga dilakukan di Rutan Kelas IIB Negara. Tradisi mepatung dilakukan warga binaan yang merayakan Galungan dengan penyembelihan tiga ekor babi. (Suryaningsih/denpost)

Baca juga:  Ditetapkan sebagai WBTB, Tradisi Mesuryak Diharapkan Kian Lestari

Simak selengkapnya di video

BAGIKAN