
AMLAPURA, BALIPOST.com – Petugas gabungan masih terus bekerja keras bersama warga setempat untuk melakukan proses pencarian dua korban tertimbun material longsoran di Banjar Ngis Kaler, Desa Tribuana, Kecamatan Abang pada Kamis (6/7) malam. Pada Jumat (7/7) pagi, satu korban yaitu Wayan Tunas sudah ditemukan. Tapi kondisi Tunas masih belum diketahui karena dalam proses evakuasi dari timbunan tanah dan pohon.
Sedangkan satu lagi, I Komang Aditya yang saat ini masih duduk di kelas III SMPN 6 Abang belum ditemukan. Aditya merupakan cucu dari Wayan Tunas dan Ni Nyoman Ririg.
Kerabat korban, Mangku Nyoman Surita, menuturkan, peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. Sebelum kejadian itu, ketiganya sedang mempersiapkan banten untuk Tumpek Wariga. “Pas kejadian, Ni Nyoman Ririg sedang metanding di emperan, sedangkan Tunas dan Aditya juga metanding di kamarnya,” ucapnya.
Surita mengatakan di lokasi itu ada dua bangunan rumah. Salah satunya milik orang tua Aditya, I Ketut Kariana. Hanya saja, saat kejadian kedua orangtua korban tidak ada karena sedang bekerja di Denpasar.
Sedangkan, Aditya di rumah bersama kakek dan neneknya. “Ibu dan bapaknya baru beberapa hari pulang karena ada upacara, dan kembali ke Denpasar untuk bekerja. Sekarang bapak dan ibunya sudah di sini,” katanya. (Eka Parananda/balipost)






