Tim gabungan melalukan pencarian warga tertimbun longsor di Banjar Ngis Kaler, Desa Tribuana, Karangasem pada Jumat (7/7). (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pencarian seorang korban tertimbun longsor di Banjar Dinas Ngis Kaler, Desa Tribuana, I Komang Aditya Pratama hingga Jumat (7/7) sore belum membuah hasil. Tim gabungan pun memutuskan melanjutkan pencarian besok pagi.

“Proses pencarian terhadap korban dihentikan sementara sore ini sekitar pukul 16.30 WITA karena situasi sudah tidak memungkinkan. Upaya pencarian aka dilanjutkan kembali besok,” jelasnya.

Proses evakuasi terpaksa dilakukan secara manual oleh tim sar gabungan bersama warga sekitar lantaran lokasi kejadian tidak memungkinkan untuk dijangkau alat berat. Bukan hanya itu, kondisi tanah yang masih labil juga membuat tim evakuasi harus ektra hati-hati melakukan pencarian.

Baca juga:  Satu Warga Tertimbun Sudah Ditemukan, Seorang Pelajar SMP Masih Dicari

Selain itu, kondisi cuaca yang masih hujan juga menyebabkan lokasi itu rawan terjadi longsor.”l “Untuk evakuasi tadi tim gabungan bersama warga dilakukan secara manual menggunakan peralatan seadanya, karena tidak ada akses alat berat untuk bisa masuk kesini, saat ini cuaca masih turun hujan,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Karangasem, I Putu Eka Putra Tirtana.

Peristiwa longsor menimpa rumah warga di Banjar Ngis Kaler pada Kamis (6/7) malam. Terdapat tiga orang yang ada dalam rumah tertimbun material longsoran.

Baca juga:  Empat Warga Tertimbun Longsor di Trunyan, Dua Akhirnya Meninggal

Mereka adalah Ni Nyoman Ririg, I Ketut Tunas, dan I Komang Aditya. Ririg berhasil ditemukan dalam kondisi selamat namun masih mendapatkan perawatan di RSUD Karangasem.

Sementara Tunas, setelah dicari selama 6 jam akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal oleh tim gabungan. Sedangkan Aditya yang kini masih duduk di kelas III SMPN 6 Abang, cucu dari Ririg dan Tunas, masih belum ditemukan. (Eka Parananda/balipost)

 

Baca juga:  Kadis DLHK Kota Denpasar I Ketut Wisada Berpulang
BAGIKAN