Penjor hias yang tumbang diletakkan di trotoar pada Rabu (25/1). (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sejumlah penjor hias di kawasan Kesiman pada Rabu (25/1) tumbang. Dari video yang diunggah di media sosial, tumbangnya penjor ada yang melintang hingga menutup akses jalan.

Tumbangnya sejumlah penjor hias yang berukuran besar ini terjadi saat hujan melanda Denpasar pada siang hari. Dari informasi yang dihimpun, jumlah penjor yang tumbang mencapai tiga buah.

Dikonfirmasi, Wakil Bendesa Kesiman, Anom Ranuara mengatakan penjor tumbang sudah disikapi oleh banjar. Penjor mulai dicabut oleh banjar masing-masing.

Baca juga:  Menuju Kemandirian, Bali Perlu Kembangkan Ekonomi Lokal

Pemasangan penjor hias ini memang rutin diadakan tiap pelaksanaan tradisi Ngerebong. Pada saat ini, pelaksanannya digelar Minggu (22/1).

Penjor yang dilombakan ini berasal dari 34 banjar adat di Kesiman. Masing-masing banjar mengeluarkan satu penjor. Penjor ini dnilai dengan hadiah jutaan rupiah. Penancapan penjor dilakukan pada Sabtu (21/1) atau H-1 Ngerebong. (Made Sueca/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *