Petugas menangani pohon tumbang di Tabanan akibat angin kencang yang melanda pada Rabu (4/3) malam. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bali dilanda angin kencang pada Rabu (4/3) malam hingga Kamis (5/3) dini hari. Akibatnya sejumlah pohon tumbang dilaporkan terjadi di beberapa kabupaten di Bali.

Seluruh kejadian telah berhasil ditangani petugas dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Gede Teja, dalam laporan situasi kebencanaan periode 4 Maret 2026 pukul 18.00 WITA hingga 5 Maret 2026 pukul 06.00 WITA menyampaikan sebagian besar wilayah Bali berada dalam kondisi cuaca berawan. Wilayah tersebut meliputi Jembrana, Buleleng, Tabanan, Badung, Bangli, Klungkung, Karangasem, serta Denpasar.

“Seluruh kejadian yang dilaporkan sudah ditangani oleh petugas di lapangan dan nihil korban,” ujarnya, Kamis (5/3).

Baca juga:  Empat "Intensitymeter" Bakal Dipasang di Bangli

Di Kabupaten Gianyar, dua kejadian tercatat yakni pohon tumbang di Jalan Triwanisa, Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar, serta bangunan halte yang roboh di Kelurahan Gianyar, Kecamatan Gianyar.

Sementara di Kota Denpasar, pohon tumbang terjadi di Jalan Mataram, Kelurahan Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.

Di Kabupaten Tabanan, beberapa pohon tumbang dilaporkan terjadi di Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan; Jalan Tukad Yeh Empas, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri; serta di beberapa titik di jalur Denpasar–Gilimanuk seperti Banjar Soka Kelod dan Banjar Bonian di Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, serta Banjar Berembeng di Desa Berembeng.

Baca juga:  Parkir Liar di Sanur Ditertibkan

Kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Jembrana. Pohon tumbang dilaporkan di Jalan Denpasar–Gilimanuk, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana; Jalan Awen, Lingkungan Mertasari, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara; Jalan Guning Sekar, Banjar Ngoneng, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo; serta Banjar Dauh Pangkung Jangu, Desa Poh Santen, Kecamatan Mendoyo.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peringatan dini hujan pada periode 4 Maret 2026 pukul 08.00 WITA hingga 5 Maret 2026 pukul 08.00 WITA menetapkan status waspada untuk wilayah Buleleng dan Klungkung, serta siaga di wilayah Jembrana, Tabanan, Badung, Gianyar, Bangli, dan Karangasem.

Baca juga:  Tujuh Pantai Indah di Indonesia, Nomor 2 Miliki Seribu Jenis Ikan Karang

Selain itu, keberadaan Bibit Siklon Tropis 90S diperkirakan memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia, termasuk Bali, dalam 24 jam ke depan. Dampaknya berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta potensi angin kencang.

BMKG juga memperingatkan potensi gelombang tinggi kategori 2,5 hingga 4 meter di sejumlah perairan, termasuk Samudra Hindia selatan Bali hingga Nusa Tenggara Barat.

BPBD Bali mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pohon tumbang dan gangguan aktivitas di wilayah rawan saat hujan dan angin kencang. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN