Kondisi drainase di Jalan Nusantara, Bangli rusak dan berlubang. (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Drainase di wilayah Kota Bangli penampilannya sangat memprihatinkan. Banyak yang jebol.

Perbaikan drainase yang rencana dilakukan secara terintegrasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Diharapkan, perbaikan ini juga bisa menyelesaikan masalah banjir yang sering terjadi saat musim hujan.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan perbaikan drainase yang jadi kewenangan provinsi, dianggarkan dana Rp 47 miliar. Sedangkan untuk perbaikan drainase kabupaten, Pemkab Bangli menganggarkan Rp 3 miliar.

Baca juga:  Dari Sejumlah “Debt Collector” Asal NTT Ditangkap hingga Bujuk Rayu Lolos CPNS

Rencananya drainase yang bakal diperbaiki mulai dari Patung Pedanda di Kelurahan Cempaga ke selatan hingga jalan Merdeka. Kemudian dari Simpang Adipura lanjut ke selatan hingga wilayah Petak, Bebalang.

Perbaikan rainase juga dilakukan dari simpang trafic light Cempaga ke timur hingga lokasi jalan jebol di Sidembunut. “Ke barat sampai Tukad Sangsang,” terangnya.

Sementara drainase yang ada di wilayah Kubu, dikatakan belum masuk sasaran perbaikan. Dalam kegiatan perbaikan drainase nanti pemerintah juga akan memecah saluran pembuangan air.

Baca juga:  Wabup Kasta Sosialisasikan Gema Santi ke Transmigran Morowali

Diharapkan dengan perbaikan drainase nanti masalah banjir di Kota Bangli bisa teratasi. “Dengan ini harus selesai urusan banjir di Kota Bangli,” kata Sedana Arta.

Di sisi lain, Pemkab Bangli juga berencana melengkapi ruas jalan di kota Bangli dengan lampu berbentuk jamur sebagai penerangan bagi pejalan kaki. “Jadi di sisi kanan jalan sudah ada lampu Penjor, di sisi kirinya kita akan isi lampu jamur,” imbuhnya. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  BMKG: Curah Hujan di Kuta Selatan Mencapai di Atas 100 mm
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *