Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Choirul Anam selaku Wakil Komandan Satuan Tugas Pengamanan memimpin Apel Kesiapan Pasukan Satgas Pamwil dalam rangka Pengamanan KTT G20 di Lapangan Makorem, Jalan Sudirman, Denpasar, Selasa (1/11). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Choirul Anam selaku Wakil Komandan Satuan Tugas Pengamanan pimpin Apel Kesiapan Pasukan Satgas Pamwil dalam rangka Pengamanan KTT G20 di Lapangan Makorem, Jalan Sudirman, Denpasar, Selasa (1/11). Puncak G20 digelar pada 15-16 November mendatang dan Kodam IX/Udayana mengerahkan 8.000 personel untuk Satgas Pengamanan Wilayah dan Satgas Evakuasi Bencana.

Saat membacakan sambutan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto selaku Komandan Satuan Tugas Pengamanan Wilayah, Brigjen Choirul Anam menyampaikan ditunjuknya Indonesia khususnya Bali sebagai tuan rumah pelaksanaan G20 kali ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus kepercayaan yang diberikan oleh dunia Internasional. “Kehormatan dan kepercayaan tersebut harus dijunjung tinggi dengan cara berbuat maksimal agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar,” ujarnya.

Baca juga:  Singapore Airlines Buka Kembali Penerbangan ke Bali

Oleh karena itu, apel pengecekan sangat perlu dilaksanakan untuk mengetahui dan meyakinkan sampai sejauh mana kesiapan Satgas Pamwil secara keseluruhan, baik personel maupun materiil, sarana pendukung serta pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing. Di samping itu sebagai sarana untuk melaksanakan koordinasi antar unsur yang ada di lapangan sehingga tidak terjadi hambatan sekecil apapun dan manakala terjadi hambatan dapat segera diatasi.

Baca juga:  Cegah Penyimpangan, OPD Pemkab Klungkung Diminta Terbuka pada Kejaksaan

“Agar pengamanan dapat berjalan sesuai yang kita harapkan maka pada kesempatan ini Pangdam IX/Udayana menyampaikan beberapa penekanan yang harus dipedomani oleh seluruh peserta apel,” ucapnya.

Pertama, senantiasa memanjatkan Doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, memahami dan menguasai Prosedur Tetap pengamanan VVIP.

Ketiga, pegang teguh disiplin dengan pahami rantai Komando secara efektif dan efisien. Keempat, tingkatkan kepekaan, jangan lengah, cermati dan ikuti perkembangan situasi serta laporkan sesuai hirarkhi.

Baca juga:  Cegah PMK, TNI Siaga di Pelabuhan Kapal Roro Nusa Penida

Kelima, laksanakan koordinasi secara optimal serta jangan ragu dalam bertindak. Keenam, jaga nama baik satuan serta selalu jalin hubungan harmonis dengan masyarakat, karena TNI kuat bersama rakyat.

Ketujuh, utamakan faktor keamanan baik personel maupun materiil yang menjadi tugas dan tanggung jawab masing-masing. Kedelapan, jaga kesehatan dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Beberapa penekanan yang disampaikan tersebut agar dipahami, dipedomani dan dilaksanakan dengan baik serta penuh tanggung jawab oleh seluruh personel Satgas Pamwil. Dengan demikian diharapkan KTT G20 dapat berjalan dengan sukses. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *