Polisi melakukan olah TKP penemuan mayat WN Australia. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Warga di perumahan kawasan Taman Mumbul, Kuta Selatan, Senin (26/9) dikagetkan dengan penemuan warga negara (WN) Australia, SPJ (56). Saat ditemukan, jasad korban mengeluarkan bau busuk.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Menurut Sukadi, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan terkait kejadian ini.

Dari keterangan saksi, pada Kamis (22/9) seperti biasa dia kerja membersihkan rumah korban. Dia bertemu korban terakhir pukul 11.30 WITA.

Baca juga:  Tengah Amankan KTT G20, Kapolri Rayakan HUT ke-77 Brimob di Command Center ITDC

Saat itu saksi pamit kepada korban yang sedang menonton televisi. Waktu itu korban dalam keadaan sehat.

Pada Senin (26/9) pukul 07.45 WITA, saksi datang ke TKP bersama temannya yang bertugas membersihkan kolam renang. Saksi langsung masuk lewat pintu depan dan saat itu tidak dikunci. “Saksi lalu memanggil-manggil korban. Saat itulah saksi mencium bau busuk,” ujarnya.

Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan dan diteruskan ke Polresta Denpasar. Terkait laporan itu, polisi langsung ke TKP.

Baca juga:  Ditunda, BPR DPK Perbarindo Badung dan BPGS di SMAN 2 Kutsel

Setibanya di sana, petugas melihat korban dalam posisi telungkup di sela-sela tempat tidur dan sofa. Waktu itu korban menggunakan baju kaos tanpa celana.

Pada pukul 12.08 WITA, mayat korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans PMI Badung. “Hasil olah TKP, korban diperkirakan meninggal hari Sabtu. Informasi dari tetangganya sempat berpapasan dengan korban dan tercium bau alkohol,” ucap Sukadi.

Data di pos satpam, korban masuk ke kompleks perumahan tersebut pada Kamis pukul 15.15 WITA. Setelah satpam tidak melihat korban keluar dari kompleks perumahan.

Baca juga:  Ratu Elizabeth Wafat, Ini Sejumlah Hal yang Diubah Inggris

Korban tinggal di TKP sejak Januari 2022. Pensiunan ini tinggal sendirian di rumah tersebut. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *