Rektor Unwar, Prof. Widjana bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., dan Dekan FTP Unwar, Prof. Wayan Runa membuka Kompetisi Bambu Internasional, Sabtu (20/8). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Prodi Arsitektur Fakultas Teknik dan Perencanaan (FTP) Universitas Waramadewa (Unwar) kembali dipercaya sebagai event organizer dan tuan rumah divisi Indonesia menggelar “International Student Competition In Architectural and Contruction Of Bamboo 2021”. Kegiatan ini juga serangkaian “The 5th Guangdong – Hong Kong – Macao Greater Bay Area – Association of Southeast Asian Nations International Colleges Design and Construction Competition” dengan tema “Half Pavilion.”

Ini merupakan ketiga kalinya secara berturut-turut Prodi Arsitektur FTP Unwar ditunjuk selaku tuan rumah event ini. Sebagai puncak acara, Prodi Arsitektur FTP Unwar menggelar Penjurian Final 12 besar yang dilangsungkan secara hybrid yang dipusatkan di Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Sabtu (20/8).

Baca juga:  Satgas Penanggulangan COVID-19 Unwar, Bagikan Sembako Gratis ke Desa Adat Tanjung Bungkak

Dekan FTP Unwar, Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T., didampingi Ketua Panitia, I Putu Hartawan, ST.,MT., mengatakan bahwa kompetisi Bambu Internasional ini sudah berlangsung selama 4 kali sejak 2019. Prodi Arsitektur Unwar telah dipercaya menjadi koordinator penyelenggara di Indonesia 3 kali berturut-turut (tahun 2020, 2021, dan 2022).

Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.,Sp.ParK., mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi ini. Apalagi, Prodi Arsitektur Unwar telah sering memenangkan kompetisi bambu internasional. “Sekaranglah generasi baru ini kembali lagi membuat kreasi-kreasi baru,” tandas Prof. Widjana.

Baca juga:  Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Rayakan HUT ke-38

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengaku bangga karena penunjukan sebagai tuan rumah kompetisi Bambu tingkat internasional. Menurutnya, kompetisi ini merupakan ajang internasional untuk menampilkan karya-karya kreatif mahasiswa seluruh Indonesia dan bahkan dunia. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *