Gubernur koster menyapa warga yang sedang antre membayar pajak kendaraan bermotor, Sabtu (2/7). (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali, Wayan Koster kembali menyambangi Kantor UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Provinsi Bali. Kali ini di Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung, Sabtu (2/7). Pada kesempatan ini, Gubernur Koster bersama Kepala Bapenda Provinsi Bali, I Made Santha, serta didampingi Kepala UPTD PPRD Kabupaten Gianyar, I Gusti Made Semarajaya dan Kepala UPTD PPRD Kabupaten Klungkung, Ida Ayu Mas Oktarini.

Lawatan dinas Gubernur Koster ke Kantor UPTD PPRD Provinsi Bali merupakan kunjungan kerja yang kelima kalinya. Sebelumnya, orang nomor satu di Pemprov Bali ini mengunjungi Kantor UPTD PPRD Provinsi Bali di Kabupaten Jembrana pada Selasa, 28 Juni 2022, Kantor UPTD PPRD Provinsi Bali di Kabupaten Kota Denpasar dan Kantor UPTD PPRD Provinsi Bali di Kabupaten Badung pada Jumat, 1 Juli 2022.

Setibanya di UPTD PPRD Provinsi Bali Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung, Gubernur Bali jebolan ITB ini langsung menyambangi warga yang sedang melakukan transaksi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Pada kesempatan ini, Gubernur Koster sempat berbincang dengan wajib pajak untuk mengetahui kendala dihadapi selama melakukan proses transaksi dengan petugas Kantor UPTD PPRD Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar dan di Kabupaten Klungkung.

Baca juga:  Hati-hati Sikapi Kabar Warga Miskin di Medsos, Bisa Jadi Penipuan

Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini kemudian melakukan inspeksi dengan meninjau Ruang Seksi Penagihan dan Keberatan, Ruang Pelayanan, Ruang Sub Bagian Tata Usaha, Ruang Kepala UPTD PPRD Provinsi Bali, Loket Pencetakan TNKB, Ruang Pengambilan STNK, dan mengecek Inovasi Virtual Account Samsat (VAST).

Mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan kehadirannya ke Kantor UPTD PPRD Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar dan Klungkung dalam rangka memastikan pelaksanaan program kebijakan relaksasi pemutihan denda atas keterlambatan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang telah berlangsung mulai 4 April – 31 Agustus 2022, serta pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II di Pulau Bali yang telah berakhir pada 3 Juni 2022 lalu sesuai pelaksanaan Peraturan Gubernur Bali Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pembebasan Pokok Dan Penghapusan Sanksi Administratif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Atas Penyerahan Kepemilikan Kendaraan Bermotor Kedua Dan Selanjutnya, serta Peraturan Gubernur Bali Nomor 14 Tahun 2022 tentang Penghapusan Sanksi Administratif Berupa Bunga dan Denda Terhadap Pajak Kendaraan Bermotor.

Baca juga:  Gubernur Koster Optimalkan Siaran TV Digital di Tiga Kabupaten

“Kebijakan relaksasi yang saya keluarkan ini untuk membantu masyarakat meringankan beban ekonominya di dalam melaksanakan kewajibannya sebagai wajib pajak, apa lagi sekarang kita semua baru dalam tahap pemulihan ekonomi. Untuk itu, kepada masyarakat diharapkan untuk memanfaatkan kebijakan relaksasi ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap Gubernur Koster.

Atas kebijakan tersebut, seorang petani dari Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Ketut Sudarsana menyampaikan terima kasihnya kepada Gubernur Koster yang telah mengeluarkan kebijakan relaksasi pemutihan denda atas keterlambatan pembayaran PKB. “Ini sangat meringankan masyarakat, matur suksma Bapak Gubernur Wayan Koster, kalau bisa kebijakan ini dilanjutkan,” kata Ketut Sudarsana.

Petani ini juga menemani Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali tersebut mencoba sepeda motornya Suzuki 2002 yang sering digunakannya untuk menyabit rumput sebagai pakan ternak Sapi.

Warga asal Desa Tangkas, Kabupaten Klungkung, Ketut Sudarma juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Koster yang telah menghadirkan kebijakan prorakyat. “Matur suksma Bapak Gubernur,” ucapnya sembari mencakupkan kedua belah tangannya sejajar dengan dada.

Baca juga:  Kolam Ikan di Pura Tirta Empul, Dulunya Kolam Latihan Tentara

Kepala Bapenda Provinsi Bali, I Made Santha bersama Kepala UPTD PPRD Kabupaten Gianyar, I Gusti Made Semarajaya dan Kepala UPTD PPRD Kabupaten Klungkung, Ida Ayu Mas Oktarini melaporkan sampai awal Juli 2022 ini bahwa realisasi PKB di Kantor UPTD Kabupaten Gianyar capaiannya 53,79 persen. Realisasi BBNKB di Kantor UPTD Kabupaten Gianyar capaiannya sudah 45,28 persen.

Realisasi PKB di Kantor UPTD Kabupaten Klungkung capaiannya sudah 51,56 persen. Dan realisasi BBNKB di Kantor UPTD Kabupaten Klungkung capaiannya sudah 41,17 persen.

Mengakhiri kunjungan kerjanya, Gubernur Koster mengajak seluruh pegawai UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar dan di Kabupaten Klungkung untuk terus bekerja solid dan fokus, tulus, lurus di dalam melayani masyarakat yang sedang melaksanakan administrasi PKB dan BBNKB guna mewujudkan pembangunan daerah Bali melalui visi yakni, “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. (kmb/balipost)

BAGIKAN