Roket Long March-4C yang membawa satelit Gaofen-3 03 lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut, Kamis (7/4/2022). Satelit observasi Bumi baru tersebut diluncurkan pada pukul 07.47 Waktu Beijing atau 06.47 WIB, dan telah berhasil memasuki orbit yang direncanakan. (BP/Ant)

BEIJING, BALIPOST.com – Roket Long March-2D dengan membawa delapan satelit komersial dibawa menuju orbit diluncurkan oleh China, pada Kamis (5/5). Satelit Jilin-1 Kuanfu 01C bersama tujuh satelit Jilin-1 Gaofen 03D bertolak dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan di Provinsi Shanxi tepat pukul 10.38 waktu setempat (09.38 WIB).

Tidak lama kemudian, satelit yang diluncurkan dari wilayah utara daratan Tiongkok itu memasuki orbit yang sudah ditentukan. Dengan daya jangkau yang luas, Jilin-1 Kuanfu 01C akan digunakan untuk menyediakan layanan data penginderaan jarak jauh secara komersial untuk sektor-sektor seperti sumber daya lahan, eksplorasi mineral, dan konstruksi kota pintar.

Baca juga:  China Daratan Alami 460 Kasus Baru Virus Corona

Ini adalah misi penerbangan ke-419 dari seri roket Long March, tulis media setempat. Lima hari sebelumnya roket Long March-11 meluncur dari lepas pantai Laut China Timur dengan mengangkut lima unit Jilin-1 Gaofen ke orbit.

Long March-11 menjadi satu-satunya kendaraan peluncur milik China berbahan bakar padat yang bisa diluncurkan dari darat dan laut serta memiliki kecepatan yang tinggi, aman, dan fleksibel. (Kmb/Balipost)

Baca juga:  Omicron Meluas, Beijing Diisukan "Lockdown" Saat Olimpiade Musim Dingin
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *