Suasana pertandingan ujicoba antara timnas Indonesia U-17 melawan China U-17 di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/2). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Timnas Indonesia U-17 menunjukkan perlawanan jauh lebih sengit saat menghadapi China U-17 pada laga uji coba kedua di Stadion Indomilk Arena, Rabu (11/2). Meski tampil lebih berani dan sempat dua kali menyamakan kedudukan, Garuda Muda tetap harus mengakui keunggulan tamunya dengan skor tipis 2-3.

Hasil ini memang kembali menjadi kemenangan bagi China setelah pada pertemuan pertama, Minggu (8/2), Indonesia kalah telak 0-7. Namun kali ini, pasukan Nova Arianto tampil dengan semangat dan karakter berbeda.

Dirilis dari Kantor Berita Antara, China membuka keunggulan cepat pada menit kesembilan lewat Zhao Songyuan. Berawal dari skema serangan di sisi kanan, bola cutback yang mengarah ke depan kotak penalti disambar tanpa kawalan dan menaklukkan kiper Noah Leo. Skor 1-0 membuat Indonesia sempat tertekan.

Baca juga:  China Deteksi Kasus Varian Omicron Pertama

Di awal laga, dominasi penguasaan bola China cukup menyulitkan lini belakang Indonesia. Beberapa kesalahan distribusi hampir berbuah gol tambahan bagi tim tamu. Namun perlahan, Garuda Muda mulai menemukan ritme permainan.

Kebangkitan Indonesia hadir pada menit ke-22. Tendangan bebas Chico Jericho Yarangga mengenai pemain bertahan China dan berbelok arah, mengecoh kiper Jiang Chengen. Gol tersebut membakar semangat para pemain muda Merah-Putih dan mengubah skor menjadi 1-1.

Baca juga:  Peringatan Detik-detik Proklamasi, Jokowi Pilih Kenakan Baju Adat Lampung

Sayangnya, menjelang turun minum China kembali unggul. Pada menit ke-36, serangan dari sisi kanan pertahanan Indonesia diakhiri dengan umpan melintasi mulut gawang. Bola sempat mengenai pemain Indonesia sebelum disambar He Sifan untuk membawa China memimpin 2-1 hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Indonesia langsung tancap gas. Baru tiga menit berjalan, Miraj Rizki Sulaeman sukses mengeksekusi penalti ke sudut kiri bawah gawang China pada menit ke-48 setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Skor kembali imbang 2-2 dan laga semakin terbuka.

Setelah itu, Indonesia bermain lebih agresif. Umpan-umpan panjang cepat menjadi andalan untuk menembus pertahanan China. Peluang emas hadir pada menit ke-69 saat Mirza Firjatullah lolos satu lawan satu, namun sepakannya masih melambung tipis di atas mistar. Kesempatan lain melalui Dava pada menit ke-78 juga belum berbuah gol karena tembakannya tepat mengarah ke penjaga gawang.

Baca juga:  Selama Tujuh Hari, Ribuan Warga China Tewas Terkena Covid-19

Saat laga tampak akan berakhir imbang, petaka datang di fase akhir pertandingan. Tembakan keras Zhang Bolin membentur tiang gawang, memantul mengenai tubuh kiper Noah Leo, dan berujung masuk ke gawang sendiri. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis 3-2 bagi China. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN