Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Selasa (5/4), Bali kembali melaporkan tambahan korban jiwa COVID-19. Padahal sehari sebelumnya sudah nihil pasien COVID-19 yang meninggal.

Sementara itu, pasien COVID-19 juga mengalami kenaikan dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 32 orang.

Pada hari ini, laporan pasien sembuh kembali lebih banyak dari kasus baru. Jumlahnya masih di 2 digit.

Menurut data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, untuk kasus baru, bertambah sebanyak 43 orang. Kumulatifnya menjadi 156.485 orang.

Baca juga:  Karena Ini, Presiden Jokowi Batal Tinjau Proyek Pusat Kebudayaan Bali

Tujuh kabupaten/kota mencatatkan tambahan kasus baru. Terbanyak dicatatkan Badung mencapai 18 orang. Disusul Denpasar sebanyak 13 orang.

Lima kabupaten lain mencatatkan kasus di bawah 10 orang. Yaitu Jembrana sebanyak 6 orang, Gianyar 3 orang, Bangli 2 orang, Karangasem dan Buleleng masing-masing 1 orang. Dua kabupaten nihil tambahan kasus adalah Klungkung, dan Tabanan.

Korban jiwa bertambah 1 orang dari Denpasar. Kumulatif korban jiwa mencapai 4.548 orang. Rinciannya 4.542 WNI dan 6 WNA.

Baca juga:  Bawa Japa-japa, Turis Italia Ditangkap

Sementara itu, pasien sembuh bertambah 69 orang. Total pasien COVID-19 yang sudah sembuh mencapai  151.419 orang.

Tiga besarnya adalah Badung 40 orang, Denpasar 20 orang, dan Gianyar 5 orang. Sementara itu, Tabanan tambahannya 2 orang, Jembrana dan Buleleng masing-masing 1 orang. Klungkung, Bangli, dan Karangasem sama-sama nihil tambahan pasien sembuh.

Jumlah kasus aktif sebanyak 518 orang. Saat ini, menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Made Rentin, terdapat 53 RS rujukan dan 6 lokasi isolasi terpusat (isoter) di seluruh kabupaten/kota. Kapasitas isoter yang disediakan menjadi 739 bed. “Tidak ada pasien yang menjalani isoter,” katanya. (Diah Dewi/balipost)

Baca juga:  Gunung Agung Erupsi Lagi, Lontaran Lava 700 Meter
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *