melalui program Lestari Mebanjar, BPR Lestari mendukung semangat muda mudi ST Werdhi Yowana Banjar Tampakgangsul, Denpasar Utara dalam kegiatan lomba ogoh-ogoh mini yang telah diadakan Kota Denpasar pada 18-20 Maret 2022. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Di bulan Maret 2022 ini, BPR Lestari melalui #LestariAjegBali berkesempatan untuk berkolaborasi dengan generasi muda dalam melestarikan budaya Bali. Kali ini, melalui program Lestari Mebanjar, BPR Lestari mendukung semangat muda mudi ST Werdhi Yowana Banjar Tampakgangsul, Denpasar Utara dalam kegiatan lomba ogoh-ogoh mini yang telah diadakan Kota Denpasar pada tanggal 18-20 Maret 2022 lalu.

“Adik adik ini sudah di langkah yang benar. Menjadi bagian dari sekaa teruna akan mengajak adik-adik untuk belajar organisasi dan merasakan dinamika dalam menyampaikan dan perbedaan pendapat dengan orang lain. Organisasi tertua yang diwariskan adalah banjar, dan kita wajib mempertahankan adat istiadat”, ujar Duta Lestari Mebanjar I Bagus Jagra Wibawa, SH yang akrab disapa Gus Ari.

Baca juga:  Buka Tahun 2021, BPR Lestari Bali Resmikan Super Branch Sanur

Dukungan untuk kreativitas anak-anak muda ini telah dilakukan oleh BPR Lestari sejak awal tahun 2022 bersama sekaa teruna dari 2 banjar lainnya.

“Berapapun angkanya disyukuri, mudah-mudahan bisa membantu kelancaran kegiatannya. Adik-adik harus bersyukur, zaman sekarang anak muda sudah diberikan ruang gerak yang luas untuk bisa berkreasi dan mengembangkan bakat. Jauh berbeda dengan zaman dulu ya. Yang penting konsisten, supaya bisa mengajak teman-teman yang belum aktif”, ujar Direktur Bisnis BPR Lestari Bali, Made Tutik Sri Andayani.

Baca juga:  BPR Lestari Group Berkinerja Positif di Triwulan I 2021, Catatkan Aset Rp 7,7 Triliun

Sejak tahun 2010, BPR Lestari fokus untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat, khususnya masyarakat Bali melalui misi #MakeAnImpact. Selain berupaya mendorong kelestarian budaya Bali, BPR Lestari juga bergerak untuk mendukung kebutuhan adik-adik binaan di Panti Asuhan hingga memberikan beasiswa pendidikan.

“Kesempatan untuk baik banyak, kesempatan untuk jadi tidak baik pun banyak. Tergantung bagaimana adik-adik memilih kesempatan. Gunakan organisasi ini dengan baik dan benar”, tutup Tutik. (Adv/balipost)

Baca juga:  "Name" Dimeriahkan Seniman dari Berbagai Daerah
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *