Pemakaman pasien COVID-19. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Sabtu (19/3), tambahan warga meninggal karena COVID-19 di Bali mengalami kenaikan dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 2 orang. Kabar baiknya, jumlahnya masih 1 digit.

Sementara itu, pasien COVID-19 harian terus menurun. Jumlahnya pada hari ini lebih rendah dibandingkan sehari sebelumnya.

Pasien sembuh di Bali kembali melampaui kasus COVID-19 baru. Tambahan pasien sembuh ada di seratusan kasus.

Menurut data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, jumlah tambahan korban jiwa pada hari ini sebanyak 5 orang. Empat kabupaten/kota mencatatkan tambahan, yaitu Denpasar 2 orang, Buleleng, Bangli, dan Badung masing-masing 1 orang. Kumulatif sebanyak 4.533 orang. Rinciannya 4.527 WNI dan 6 WNA.

Baca juga:  Dari Puluhan Warga Jadi Korban Jiwa COVID-19 hingga Warga Sidatapa Dimintai Keterangan

Kasus baru bertambah sebanyak 77 orang. Kumulatifnya menjadi 155.567 orang.

Kasus terbanyak dilaporkan Badung 38 orang. Disusul Denpasar 18 orang. Sisanya 6 kabupaten melaporkan kasus di bawah 10 orang. Rinciannya Tabanan 6 orang, Buleleng dan Gianyar sama-sama 4 orang, Bangli dan Jembrana masing-masing 3 orang, dan Klungkung 1 orang. Karangasem pada hari ini nihil tambahan kasus.

Sementara itu, pasien sembuh bertambah 187 orang. Total pasien COVID-19 yang sudah sembuh mencapai  149.928 orang.

Baca juga:  Gara-gara Omicron, RSDC Wisma Atlet Diisolasi Sepekan

Tiga besarnya adalah Badung sebanyak 101 orang, Denpasar 53 orang, dan Buleleng 9 orang. Enam kabupaten lainnya, yakni Gianyar 7 orang, Jembrana 6 orang, Bangli 4 orang, Klungkung 3 orang, Tabanan dan Karangasem sama-sama 2 orang.

Jumlah kasus aktif sebanyak 1.106 orang. Saat ini, menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Made Rentin, terdapat 53 RS rujukan dan 6 lokasi isoter di seluruh kabupaten/kota. Kapasitas isoter yang disediakan sebanyak 739 bed.

Baca juga:  Dugaan Pungli Pengelola Speed Boat, Polisi Dalami Aliran Dananya

Data per 19 Maret, tidak ada lagi yang menjalani isolasi terpusat. Meskipun demikian, tempat isoter masih disiagakan.

Sedangkan yang menjalani perawatan di RS mencapai 134 orang. Sisanya menjalani isolasi mandiri, yaitu mencapai 1.087 orang. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN