Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi (kanan) didampingi Bupati Suwirta mengecek Pelabuhan Sampalan, Rabu (16/3). (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Setelah pembangunannya rampung, pemerintah pusat melakukan uji coba Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida, Rabu (16/3). Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi turun langsung ke Nusa Penida untuk memonitoring hasil akhir pembangunan dan uji coba sandarnya.

Dirjen Perhubungan Darat didampingi Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama para pejabat terkait. Mereka melihat perkembangan pembangunan pelabuhan dan sekaligus melihat dari dekat proses uji coba sandar kapal boat berukuran besar di Pelabuhan Sampalan.

Dirjen Budi mengatakan upacara melaspas akan dilakukan pada 1 April 2022. Setelah melaspas, Pelabuhan Sampalan akan diresmikan.

Baca juga:  Tim Monev Tinjau Pengerjaan Proyek Fisik di Nusa Penida¬†

Uji coba sandar boat besar sukses dilaksanakan, namun ada beberapa hal menjadi catatan untuk dilakukan oleh pelaksana proyek. Di antaranya, perihal finishing terkait kebersihan dan kerapian detail bangunannya.

“Setelah kita uji coba dengan boat besar, yaitu Fast Boat Gangga 9, hasilnya ternyata cukup sukses. Sudah bisa masuk dan sandar dengan baik. Namun saya minta setiap sudut area pelabuhan supaya diperhatikan kebersihan dan kerapian pengerjaan secara detail. Saya minta sebelum dilaksanakan upacara mlaspas, pekerjaan pembersihan dan pengerjaan detail supaya rapi bisa selesai dilakukan,” ujar Budi.

Baca juga:  Jelang Tutup Tahun, Daihatsu Raih Pangsa Pasar 17 ,1 Persen

Setelah cukup puas melihat hasil akhir Pelabuhan Sampalan, mereka melanjutkan monitoring ke Pelabuhan Bias Munjul pulau Nusa Ceningan. Pimpinan proyek melaporkan bahwa pembangunan telah berjalan 60 persen.

Sempat diakui terjadi kendala dalam pelaksanaan pengeruk alur. Namun, syukurnya sudah bisa diatasi dengan datangnya mesin pengeruk yang baru, guna memperlancar pengerjaan agar hasil sesuai target. “Semoga dengan selesainya pembangunan Sampalan dan disusul dengan Pelabuhan Bias Munjul, akan semakin meningkatkan kenyamanan kunjungan wisatawan untuk menikmati pesona Nusa Penida,” pungkasnya.

Baca juga:  Kasus BUMDes Toyapakeh, Merugi Tetap Bagi SHU

Sementara itu, Bupati Suwirta berharap sejumlah catatan dalam monitoring ini bisa langsung ditindaklanjuti oleh pihak pelaksana proyek. Dia juga antusias dengan progress pengerjaan pada dua mega proyek di Kepulauan Nusa Penida ini.

Sebab, kemajuan pada pembangunan di wilayah kepulauan ini akan memberi kesempatan baru bagi Nusa Penida untuk bergerak lebih maju lagi. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *