Dokumentasi - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri) bersepeda dengan rekan-rekannya saat uji coba pemberlakuan lintasan road bike di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Minggu (23/5/2021). (BP/Ant)

SEMARANG, BALIPOST.com – Akibat terjatuh saat bersepeda pada Minggu (6/2) pagi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Kariadi, Kota Semarang. “Saat ini masih dilakukan penanganan oleh dokter karena cedera di tangan dan perlu penanganan operasi. Kita doakan segera sehat kembali seperti sedia kala,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemprov Jawa Tengah Agung Kristiyanto, dikutip dari kantor berita Antara, Minggu (6/2).

Ia menyebutkan Gubernur Ganjar terjatuh dari sepeda ketika hendak memantau kondisi tempat-tempat yang berpotensi kerumunan dan juga akan menjadi penampungan pedagang Pasar Johar relokasi yang terbakar.

Baca juga:  Enam Gubernur Absen di Prosesi Penyatuan Tanah dan Air IKN

“Bapak jatuh ketika sepedaan untuk mengecek antisipasi omicron, Bapak biasa gowes untuk sekalian ketemu masyarakat dan tadi sebenarnya mau ke lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi pusat kerumunan, karena inikan hari libur biasanya pada wisata, termasuk rutenya mau ninjau lagi ke relokasi Pasar Johar yang kemarin kebakaran,” ujarnya.

Menurut dia, Gubernur Ganjar terjatuh di daerah Kokrosono karena sepedanya bersenggolan dengan teman sesama pesepeda. Selama ini Ganjar Pranowo dikenal memiliki hobi bersepeda, bahkan sering memantau kondisi infrastruktur maupun mengecek langsung kondisi masyarakat dengan bersepeda. (Kmb/Balipost)

Baca juga:  Perguruan Tinggi Harus Diberdayakan Dalam Pembangunan Bali
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *