Kawasan Gunung Batur. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Desa Adat Buahan melepas ribuan ekor benih ikan nila di Danau Batur saat rahinan Tumpek Uye, Sabtu lalu. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian upacara Danu Kerthi.

Desa Adat Buahan di Kecamatan Kintamani selama ini sangat menyadari pentingnya menjaga kelestarian dan kesucian Danau Batur sebagai sumber air serta habitat satwa di dalamnya terutama ikan. Karenanya selain menggelar upacara di Pura desa setempat, saat rahinan Tumpek Uye lalu Desa Adat Buahan juga melepas lima ribu ekor bibit ikan nila di danau Batur.

Baca juga:  Air Mulai Surut, Warga Kembali Bercocok Tanam di Pinggir Danau Batur

Kegiatan penebaran ikan dilakukan oleh bendesa, prajuru dan perangkat desa dinas Buahan di beberapa titik. Diantaranya di wilayah Danu Kuning Tirta Petak, Danu Gadang Pengelepasan, Kayoan Jaran, buaji Area, Bantang Anyud, Telaga Bantas, Loloan Bah dan sekitaran Pura Jati. Penebaran di beberapa titik dilakukan supaya populasi ikan di Danau Batur bisa menyebar.

Bendesa Adat Buahan Made Antara mengatakan tujuan dilaksanakannya pelepasan ribuan ekor ikan di Danau Batur ini adalah untuk menjaga kelestarian ikan yang selama ini hidup di Danau Batur. Melalui kegiatan itu, Desa Adat Buahan juga mengajarkan kepada nelayan bahwa sumber daya alam yang ada di Danau Batur lambat laun bisa habis jika terus diambil tanpa dibarengi dengan restoking. “Danu Kertih ini tidak saja melestarikan danau sebagai sumber air tapi juga habitat yang ada di dalamnya,” jelasnya.

Baca juga:  Bertahun-tahun Ditempati, Pemkab Belum Tarik Sewa Kios Pasar Seni Geopark Karena Ini

Kegiatan melepas ribuan ekor ikan di Danau Batur saat Tumpek Uye lalu, kata Antara bukan yang pertama kali dilaksanakan Desa Adat Buahan. Sebelumnya kegiatan tersebut sudah pernah dilaksanakan. Selain ikan, pernah juga dilaksanakan pelepasan burung elang laut di wewidangan setempat.

Sebagai bendesa, Antara sangat mendukung intruksi Gubernur Bali Wayan Koster tentang perayaan rahina tumpek uye dengan upacara danu Kerthi sebagai pelaksanaan tata titi kehidupan masyarakat Bali. Menurutnya hal itu sangat sesuai dengan kearifan local masyarakat Desa Adat Buahan. Kedepan upacara danu kerthi serta pelepasan ikan di Danau Batur akan rutin digelar Desa Adat Buahan. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Rombongan Kasad Kecelakaan di Papua, Letda CPM Kadek Suhardiyana Meninggal
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *