Masyarakat umum antusias mengikuti vaksinasi booster di kampus Universitas Warmadewa, Kamis (3/2). (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Universitas Warmadewa (Unwar) menjadi salah satu tempat pelaksanaan vaksinasi booster yang kini tengah gencar dilakukan Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali. Setelah sebelumnya digelar selama 3 hari (24-26 Januari 2022) dengan sasaran vaksinasi mencapai 1.200 orang, kini Unwar bekerjasama dengan Dinkes Bali kembali melayani program vaksinasi booster.

Kali ini, sasarannya tidak hanya dosen, pegawai, mahasiswa serta keluarga dosen, pegawai, dan mahasiswa, numun juga menyasar masyarakat umum.

Baca juga:  Razia Duktang, Ratusang Orang Terjaring

Kabag Humas dan Marketing Unwar, I Made Dony Suryawan, S.Pd.,M.Pd., mengatakan untuk vaksinasi booster yang digelar selama 2 hari (2 dan 3 Februari 2022) ini ditargetkan 1.000 orang vaksinasi. Sehingga pelaksanaannya dibuka untuk masyarakat umum.

Syaratnya mudah, cukup membawa KTP dan sudah menerima vaksin dosis kedua dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Dikatakan, pelaksanaan vaksinasi booster yang digelar di kampus Unwar ini bertujuan untuk meningkatkan sekaligus mempertahankan daya tahan tubuh seluruh civitas akademika Unwar terhadap ancaman penularan Covid-19. Sekaligus untuk mendukung rencana pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Unwar.

Baca juga:  Puluhan Pengungsi Mulai Alami Gangguan Kesehatan, Belasan Jalani Rawat Inap di RSU Bangli

Di samping juga ikut serta menyukseskan program vaksinasi booster yang kini tengah diprogramkan oleh pemerintah bagi masyarakat prioritas. “Kami bersyukur bisa ditunjuk oleh apemerintah Provinsi Bali sebagai tempat penyelenggaraan vaksinasi booster bagi dosen, pegawai, mahasiswa berserta keluarganya, termasuk untuk melayani masyarakat umum. Semoga melalui program vaksinadi booster ini daya tahan tubuh masyarakat Bali semakin kuat, sehingga tidak mudah tertular virus Covid-19,” ujar Dony Suryawan ditemui disela-sela vaksinasi booster di kampus Unwar, Kamis (3/2). (Winatha/balipost)

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Nasional Masih di Atas 6.000, Menkes Tekankan Upaya Preventif Dibanding Kuratif
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *