Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana didampingi Kasat Reskrim AKP M. Reza Pranata. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Tiga tahanan kasus pencurian Polres Jembrana yang kabur Minggu (16/1) pagi akhirnya berhasil dibekuk. Terakhir, GLG diamankan saat berjalan kaki di wilayah Polres Klungkung, Jumat (21/1) pagi.

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana didampingi Kasat Reskrim AKP M. Reza Pranata, Sabtu (22/1) menegaskan ketiga tahanan yang kabur ini akan diperberat hukumannya. Terlebih, salah satu pelaku, GLG yang kabur hingga ke Klungkung sempat melakukan pencurian sepeda motor untuk kabur.

“Kami telah berkoordinasi dengan Jaksa, dan nantinya ini menjadi salah satu pertimbangan memperberat hukuman,” kata Kapolres asal Gianyar ini.

Baca juga:  Jokowi Berencana Keluarkan Inpres Tracing COVID-19

Dari kronologi penangkapan, dua dari tahanan yang kabur telah diamankan di wilayah perhutanan di Pendem, Jembrana (Utara Mapolres). Saat mereka kabur, sejatinya ada lima tahanan di dalam sel tahanan. Namun dua orang memilih tidak ikut. “Jadi mereka mempelajari waktu-waktu ada kesempatan bisa kabur. Memang diberikan waktu untuk keluar saat olahraga atau berjemur. Itu dipelajari dan dimanfaatkan mereka untuk kabur,” kata Kapolres.

Kebetulan saat ini, di areal belakang Mapolres yang sebelumnya digunakan untuk asrama anggota sedang ada perbaikan dengan pembongkaran bangunan. Ketiganya dengan mudah kabur hingga turun ke Sungai Ijogading dan berjalan menyusuri sungai tersebut ke arah Utara.

Baca juga:  158 Sopir di Jembrana Dapat Insentif Rp 600 Ribu Per Bulan

Dua tahanan berhasil dibekuk pada hari itu juga berkat informasi dari masyarakat yang melihat pelaku. Dan satu orang lolos hingga keluar dari wilayah Jembrana. Dari penyelidikan, GLG yang sebelumnya melakukan pembobolan di Kantor Sekretariat Pramuka Jembrana, ternyata mengambil motor dan kabur ke arah Tabanan dan Denpasar.

Sebelum ke Klungkung, GLG juga sempat ke Denpasar mencari rumah temannya tapi tak ketemu. Hingga kehabisan bekal, dan akhirnya berjalan ke arah Klungkung. “Pelaku juga sempat menumpang di bak truk, yang dikira akan ke Gilimanuk. Tapi ternyata truk itu kembali ke Klungkung dan berjalan kaki,” kata Kapolres

Baca juga:  Belasan Rumah di Berawantangi Disapu Angin Kencang

Saat berjalan usai naik truk itu, ia akhirnya diamankan petugas Polantas Klungkung yang melihatnya berjalan menyusuri jalan. “Pelaku sudah kita amankan dan kita tahan lagi di sel yang sama,” ujarnya. Kapolres menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Jembrana yang selama pencarian juga ikut membantu. Kapolres juga memohon maaf kepada masyarakat luas, akibat kejadian ini menimbulkan keresahan. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN