Bupati Suwirta saat turun ke sekolah dalam rangka beroperasinya kembali Program Angkutan Siswa Gratis.(BP/Ist)

MULAI Senin (22/11) Angkutan Siswa Gratis beroperasi selama 14 hari melayani seluruh SMP di Kecamatan Klungkung. Sebelumnya sempat tidak beroperasi selama dua tahun terakhir karena pembelajaran melalui daring. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta meminta pihak sekolah dan instansi terkait untuk dapat bekerjasama memaksimalkan fungsi dari inovasi Angklutan Siswa Gratis, agar dapat berjalan dengan baik.

“Semoga beroperasinya Program Inovasi Angkutan Siswa Gratis dapat meringankan beban orang tua siswa dan pula dapat membantu kesejahteraan keluarga sopir,” harap Bupati Suwirta ketika meninjau angkutan Siswa Gratis bertempat di SMP Negeri 4 Klungkung, Senin (22/11).

Baca juga:  Bupati Suwirta Sambut Tim Verifikasi UP2K Tingkat Nasional

Harapannya, orang tua siswa tidak akan perlu mengantarkan anaknya ke sekolah dan bisa fokus mencari nafkah, dan membantu memberikan pendapatan tambahan bagi para Supir Angkutan Siswa Gratis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga ditengah-tengah pandemi Covid-19 yang sedang terjadi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suwirta juga mengingatkan kepada para sopir untuk selalu menerapkan Prokes Covid -19 selama beroperasi. Sedangkan kepada para siswa, Bupati Suwirta berpesan agar para siswa dapat memberitahukan kepada orang tua masing-masing untuk tidak perlu mengantarkan ke sekolah, cukup mengantar/jemput siswa pada titik jemput angkutan yang sudah disediakan dan para siswa SMP tidak perlu lagi mengendarai sepeda motor untuk berangkat ke sekolah.

Baca juga:  Mengoptimalkan Peran Desa Adat Atasi Pandemi

Kepada PT Damri, Bupati Suwirta berpesan agar dapat menata dan memberikan arahan yang baik dan benar kepada para awak armada, sehingga Program Inovasi Angkutan Siswa Gratis dapat berjalan dengan baik.

Salah satu Sopir Angkutan, Kadek Nitya menyampaikan rasa bersyukurnya karena Program inovasi Angkutan SIswa Gratis kembali beroperasi, Dirinya menyampaikan bahwa selama tidak beroperasi, pendapatan yang diperoleh tidak seperti ketika Inovasi tersebut beroperasi secara normal. (Adv/Balipost)

Baca juga:  Warga Penglipuran Olah Daun Kelor Jadi Teh Kemasan
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *