Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat meninjau penyengker rumah jebol milik warga I Ketut Meneng di Banjar Bajing, Desa Tegak, Kecamatan Klungkung, Sabtu (13/11). (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Cuaca yang buruk disertai hujan belakangan ini sering melanda Kabupaten Klungkung. Warga pun diminta untuk tetap berhati-hati dan terus waspada menjaga diri. Hal demikian menjadi perhatian Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat meninjau penyengker rumah jebol milik warga I Ketut Meneng di Banjar Bajing, Desa Tegak, Kecamatan Klungkung, Sabtu (13/11).

I Ketut Meneng yang kesehariannya menjadi buruh tani mengatakan bahwa penyengker rumahnya jebol ini diakibatkan karena sudah mengalami retak-retak dan sudah berumur 32 tahun. Di samping itu, belakangan ini juga cuaca sangat buruk dan sering terjadi hujan.

Baca juga:  Nelayan Diminta Tak Melaut Saat Cuaca Buruk

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Ketut Meneng juga menambahkan sudah menyiapkan bahan material untuk merenovasi penyengker rumahnya tersebut, namun karena kesibukan hari raya akhirnya proses pengerjaan ditunda.

Tetapi, sekarang sudah langsung dilakukan proses pengerjaan pembangunan penyengker ini. “Kejadian jebol penyengker rumah saya ini terjadi pukul 00.20 dini hari tadi. Saya mendengar suara gemuruh dan langsung bergegas melihat ke arah penyengker. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi.

Baca juga:  Pertama Kali Gunakan PPDB Online di Klungkung, Petugas Dikerahkan Bantu Siswa

Setibanya di lokasi, Bupati Suwirta berharap masyarakat bisa lebih berhati-hati lagi mengingat cuaca belakangan ini sering terjadi hujan. Saat ini dilokasi sudah dievakuasi tumpukan/kotoran materialnya tersebut oleh anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar nantinya warga bisa kembali melintasi jalan.

Pemilik rumah dan keluarganya juga diminta tetap waspada untuk menjaga keselamatan diri. “Mari bersama-sama tetap waspada menjaga keselamatan, semoga musibah ini tidak terjadi lagi,” harap Bupati Suwirta. (Adv/balipost)

Baca juga:  ASN Diminta Jadi Agen Perubahan Kelola Sampah Plastik
BAGIKAN