Banjir merusak pagar SDN 9 Penyaringan. Untuk sementara, sekolah memasang pagar bambu. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Banjir yang terjadi di Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, merusak pagar SD Negeri 9 Penyaringan. Pagar batako ini roboh akibat dorongan air.

Untuk sementara, pihak sekolah memasang pagar berbahan bambu untuk pembatas areal sekolah dengan jalan. Informasi yang dihimpun Kamis (11/11), pagar yang menjadi bagian pembatas di sisi pinggir sekolah tersebut sering diterjang air luapan sungai sebelah barat sekolah.

Baca juga:  BLT Dana Desa Segera Cair untuk Warga Terdampak Pandemi

Salah seorang warga mengungkapkan pagar roboh sekitar dua bulan lalu hanya beberapa meter. Tetapi, beberapa hari lalu akibat banjir, pagar kembali roboh hingga kurang lebih sepanjang 30 meter.

Kelian Banjar Tembles Dewa Kade Yadnya membenarkan di wilayah banjarnya ada pagar alas sekolah yang jebol. Pagar SDN 9 Penyaringan itu jebol sejak dua bulan lalu.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jemrbana I Nyoman Wenten menyebutkan pihak sekolah mengupayakan pagar sementara dulu. Ini, sembari menunggu kesiapan anggaran untuk perbaikan pagar tersebut. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  BPBD Kerja Ekstra Tangani Banjir Akibat Tumpukan Sampah
BAGIKAN