Ketua Satgas COVID-19 Padangsambian Kaja, I Made Gede Wijaya didampingi para guru saat visitasi persiapan PTM di TK Alit Kirana. (BP/kmb)

DENPASAR, BALIPOST.com – Ketua Satgas Covid-19 sekaligus Kepala Desa Padangsambian Kaja, Senin (1/11) melakukan visitasi dan memantau kesiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di TK Alit Kirana Denpasar. Visitasi tersebut disambut baik oleh para guru yang ada di lingkungan TK Alit Kirana, terlebih semua syarat yang ditetapkan agar dapat melakukan PTM, sudah terpenuhi.

Dalam kegiatan visitasi tersebut, Ketua Satgas Covid-19 yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Desa Padangsambian Kaja, I Made Gede Wijaya, S.Pt., M.Si., melakukan peninjauan terkait kesiapan TK Alit Kirana dalam menggelar PTM. Peninjauan dilakukan mulai dari pengecekan protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan, pengecekan alat suhu tubuh, serta QR Code aplikasi khusus dari Jagabaya Kota Denpasar.

Baca juga:  Jembrana Putuskan Tunda PTM

Ketua Satgas Covid-19 Padangsambian Kaja, I Made Gede Wijaya mengatakan, pihaknya menyambut baik persiapan yang dilakukan TK Alit Kirana untuk melaksanakan PTM. “Apa yang telah dilaksanakan TK Alit Kirana terkait kesiapan PTM patut diapresiasi. Terlebih anak-anak sudah rindu untuk datang ke sekolah. Selain itu, persiapan yang dilakukan telah memenuhi tupoksi sesuai aturan yang ditentukan. Diharapkan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka nantinya dapat berjalan dengan lancar, dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” katanya.

Baca juga:  PTM dan “Kutati”

Kepala TK Alit Kirana, Putu Hermawati, S.Pd. mengatakan, kesiapan lain yang berkaitan dengan rencana pelaksanaan PTM di TK Alit Kirana juga telah terpenuhi dengan baik, terlebih para pengajar telah menerima vaksinasi dengan dosis lengkap. Adapun syarat lainnya yang sudah terpenuhi antara lain, validasi dan evaluasi dari data dapodik, serta sekolah sudah ada di wilayah PPKM level II. ‘’Guru kami juga sangat siap dan telah melakukan vaksinasi dengan dosis lengkap. Diharapkan ke depannya PTM di TK Alit Kirana dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan,” tegasnya.

Baca juga:  Tambahan Korban Jiwa COVID-19 Nasional Balik ke 2 Digit

Rencananya, pelaksanaan PTM di TK Alit Kirana akan dilaksanakan tiga kali selama seminggu, yakni hari Senin, Rabu dan Jumat dengan menerapkan dua shift. Sedangkan hari lainnya dilaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selain itu, orang tua siswa yang mengantarkan anak-anaknya, sebelum masuk ke lingkungan sekolah akan diarahkan untuk scan QR code dari aplikasi khusus yang sudah disiapkan dari Jagabaya Kota Denpasar. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *