Suasana di SMPN 2 Semarapura, Klungkung. (BP/kmb)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Kluster keluarga yang terjadi di Kabupaten Klungkung terus merembet ke sekolah. Kali ini, pihak SMPN 2 Semarapura terpaksa menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) selama lima hari lantaran ada belasan siswanya terpapar.

Akibat kondisi tersebut, semua siswa di sekolah setempat kembali harus belajar daring dari rumah. “Sebenarnya Satgas Penanganan Covid-19 Klungkung menyarankan agar PTM sementara dihentikan selama tiga hari. Tapi karena muridnya banyak yang terpapar maka kita hentikan selama lima hari dan Senin bisa PTM lagi,” ungkap Kadis Pendidikan Klungkung, Ketut Sujana, di sela pemantauan di SMPN 2 Semarapura, Rabu (2/2).

Baca juga:  Kenaikan Kasus COVID-19 Signifikan Ada di 6 Daerah, WNA Terkonfirmasi Juga Terus Bertambah

Menurut Sujana, 14 siswa yang terpapar COVID-19 semuanya merupakan siswa kelas IX F. Kasus ini berawal dari salah seorang siswa asal Desa Manduang yang orangtuanya terpapar Covid-19.

Setelah dilakukan …

Baca selengkapnya di media partner DENPOST.id

BAGIKAN