Ilustrasi petugas melakukan evakuasi jasad pasien COVID-19 dengan menggunakan APD. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Sabtu (23/10), sejumlah peristiwa terjadi. Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online. Ini, cuplikan peristiwa dan link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

1. Tambahan Warga Bali Meninggal Akibat COVID-19 Naik dari Sehari Sebelumnya

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan kasus COVID-19 pada Sabtu (23/10) kembali melandai. Jumlahnya ada di bawah 30 orang.

Sementara itu, tambahan pasien sembuh masih ada di 2 digit. Jumlahnya lebih banyak dari kasus harian.

Selengkapnya baca di sini

2. Terganjal Syarat Ketat Perjalanan, Pariwisata Bali Sulit Pulih

DENPASAR, BALIPOST.com – Angin segar dirasakan pelaku pariwisata saat pembukaan perjalanan internasional ke Bali diberlakukan mulai 14 Oktober 2021. Meski syarat perjalanannya ketat dan hanya 19 negara, pelaku pariwisata masih berharap sektor yang menjadi tumpuan ekonomi Bali ini bisa tumbuh.

Baca juga:  Kondisi Pengaman Pantai Ujung Mulai Rusak, Ancam Aktivitas Nelayan

Namun, di tengah masih sepinya animo wisman ke Bali, persyaratan diperketat untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang menggunakan transportasi udara. PPDN wajib menyertakan surat keterangan negatif tes PCR COVID-19 yang diambil minimal 2 hari sebelum keberangkatan.

Selengkapnya baca di sini

3. Naik Lagi dari Sehari Sebelumnya, Tambahan Kasus COVID-19 Nasional Capai Delapan Ratusan

DENPASAR, BALIPOST.com – Tambahan kasus COVID-19 nasional pada Sabtu (23/10) naik lagi dari sehari sebelumnya yang mencapai 760 orang. Jumlahnya mencapai delapan ratusan orang.

Baca juga:  Tekan Sebaran COVID-19 di Badung, Menteri Luhut Apresiasi Bupati Giri Prasta

Jumlah pasien sembuh bertambah melampaui kasus baru. Jumlahnya masih ada di kisaran seribuan orang.

Selengkapnya baca di sini

4. Makin Banyak Ditemukan Kasusnya, Inggris Sebut Subvarian Delta Kemungkinan Lebih Menular

LONDON, BALIPOST.com – Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) pada Jumat (22/10) mengonfirmasi bahwa subvarian Delta (Delta AY.4.2) ditetapkan sebagai varian dalam penyelidikan (VUI) pada 20 Oktober 2021. Subvarian ini resmi dinamai VUI-21OCT-01.

UKHSA mengatakan penetapan itu dibuat lantaran subvarian tersebut menjadi semakin sering ditemukan di Inggris dalam beberapa bulan terakhir. Dilansir dari Kantor Berita Antara, ada sejumlah bukti awal, mutasi itu kemungkinan memiliki tingkat perkembangan yang tinggi di Inggris ketimbang Delta.

Baca juga:  PPKM Level 4 Ditentukan Nasibnya Hari Ini, Tambahan Kasus Nasional di Kisaran 20 Ribuan Orang

Selengkapnya baca di sini

5. Syarat Wajib PCR akan Berdampak Melesunya Bisnis Maskapai

JAKARTA, BALIPOST.com – Wajib PCR sangat memberatkan bagi penumpang pesawat yang akan melakukan perjalanan. Persyaratan ini juga akan berdampak melesunya bisnis maskapai. Demikian dikemukakan pengamat transportasi Djoko Setidjowarno, Sabtu (23/10).

Dikutip dari Kantor Berita Antara, selain memberatkan dari sisi biaya, pelayanan di bandara pun belum optimal. “Syarat itu membuat orang enggan bepergian pakai angkutan udara, khususnya di Jawa,” katanya.

Selengkapnya baca di sini

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *