SPBE Pertamina di Karangasem tidak terdampak gempa. Pasokan terpantau aman dan penyalurannya tidak ada kendala. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pascadiguncang gempa berpusat di 8 km barat laut Karangasem, Sabtu (16/10) pukul 04.18 WITA, dua Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Pertamina yang ada di kabupaten itu terpantau aman. Hal ini dikemukakan Area Manager Communication, Relations & CSR wilayah Jatimbalinus, Deden M. Idhani, dalam rilisnya.

Ia menyampaikan pemantauan kondisi di lapangan pasca gempa, sampai dengan saat ini penyaluran BBM dan LPG tidak mengalami kendala. Khususnya sarana dan fasilitas (sarfas) di dua Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Pertamina terpantau aman dan operasional masih tetap berjalan.

Baca juga:  Di Jatim Bali Nusra, Konsumsi LPG Meningkat 5 Persen

“Untuk saat ini semua Lembaga Penyalur Pertamina di wilayah tersebut tidak ada kerusakan sarfas, dan dipastikan penyaluran BBM berjalan normal seperti biasa. Apabila ada laporan lanjutan terkait dampak gempa tersebut akan kami update kembali,” ujar Deden.

Dilaporkan juga bahwa TBBM Manggis sebagai salah satu sarfas yang terdekat, masih terpantau aman dan terkendali. Sebanyak 13 SPBU, 3 Pertashop, 9 Agen LPG PSO dan 247 Pangkalan LPG PSO di wilayah kabupaten itu dan sekitarnya juga terpantau aman. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN