Korban tergeletak di jalan akibat luka parah karena ditebas. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Perkelahian menggunakan senjata tajam (sajam) terjadi di wilayah Sading, Mengwi. Mantan satpam berinisial MOS alias Ok (42) ditebas beberapa kali di jalan depan gang rumahnya di Sading, Mengwi, Badung, Selasa (28/9).

Pelakunya berinisial WA dan sudah diamankan di Polres Badung. Pelaku dan saksi (KB) juga sempat dipukul oleh korban.

Pemicunya diduga saling tantang lewat WhatsApp (WA). Informasi diperoleh, Rabu (29/9), kejadiannya sekitar pukul 20.00 WITA.

Baca juga:  Hendak Menikung, Bus Menuju Besakih Tergelincir

Menurut KB (34) sebelumnya dia ada salah paham dengan korban di pesan WA. Selanjutnya KB dan pelaku mendatangi rumah korban mengendarai sepeda motor.

Namun mereka tidak menemukan korban di rumahnya. Setelah itu, KB mengantar pelaku ke rumahnya. Setibanya di rumah, pelaku mengambil golok lalu diselipkan dipinggang kanannya. Pelaku dan KB balik ke rumah korban.

“Mereka bertemu korban di jalan depan gang. Pelaku dan saksi (KB) dihadang korban sambil membawa linggis dan batang besi. Informasinya saksi sempat dipukul oleh korban,” kata sumber.

Baca juga:  Penebasan Mantan Satpam, Polisi Ungkap Kronologinya

KB mengaku sempat dipukul oleh korban dengan menggunakan linggis sebanyak satu kali, namun ditangkis menggunakan tanggan kanan, tapi malah mengenai kepala bagian atas. Selanjutnya korban memukul pelaku sebanyak dua kali, pertama mengenai pelipis bagian kiri dan kedua mengenai leher bagian kanan.

Pelaku mengambil golok yang diselipkan di pinggangnya. Pelaku langsung menebas korban menggunakan golok.

Akibatnya korban mengalami luka terbuka di bagian lengan kanan, lengan kiri, bagian kepala, leher kanan, dan dada kiri. Korban mengalami luka parah dan sempat jatuh.

Baca juga:  Jaksa Agung Minta Kejaksaan Tangani Perkara Korupsi Berkualitas dan TPPU-nya

Melihat hal itu, KB dibantu sopir mobil pick up membawa korban ke RS Mangusada.

Kasatreskrim Polres Badung AKP Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *