Ilustrasi. (BP/Tomik)

NEGARA, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur selama 6 jam di Jembrana tergolong hujan ekstrem. Cuaca ekstrem ini masih berpotensi terjadi 10 hari ke depan.

Berdasarkan update prakiraan BMKG Stasiun Klimatologi Jembrana, diprakirakan daerah-daerah di barat dan tengah Bali berpeluang hujan sedang hingga deras. Termasuk kabupaten jembrana, khususnya Kecamatan Negara, Jembrana, Mendoyo dan Pekutatan.

Data dari prakirawan, Made Wiratmaja hujan yang terjadi pada Senin (20/9) sore hingga malam, masuk kategori hujan ekstrem. Curah hujan termasuk kategori ekstrim, yaitu 128,3 mm dalam waktu 6 jam saja. “Kalau dibandingkan 1/3 curah hujan bulanan, turun dalam satu malam itu saja, sehingga di beberapa tempat terjadi genangan atau banjir,” kata Wiratmaja.

Baca juga:  Peringati HUT Ke-69 Polwan, Personel Polda Antusias Ikuti Donor Darah

Dari tampilan citra satelit, juga terlihat bentukan awan Cumulonimbus di atas Jembrana hingga pesisir Selatan. Awan inilah yang menyebabkan hujan deras disertai petir dan angin kencang.

Sebelumnya dari peringatan dini pada Senin (20/9) di tiga kecamatan di Jembrana yakni Kecamatan Melaya, Negara dan Mendoyo terjadi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan petir.

“Wilayah Bali umumnya dan Jembrana khususnya sedang dalam musim transisi dari kemarau ke musim hujan. Sehingga kejadian-kejadian hujan deras disertai petir dan angin kencang sangat berpotensi terjadi,” tambahnya. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *