Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng. (BP/Dokumen)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Universitas Udayana (Unud) kembali mencetak 13 orang Professor baru atau Guru Besar. Dalam beberapa bulan ke depan, Unud kembali mencetak beberapa orang lagi.

Menurut Rektor Unud, Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara, M.Eng. IPU., dengan tambahan 13 orang, dengan demikian, jumlah Guru Besar di Unud secara keseluruhan menjadi 172 orang atau hampir 11 persen dari jumlah dosen yang seluruhnya sebanyak 1.589 orang.

“Ini sudah bagus karena sudah di atas angka ideal 10 persen. Saya optimis akan mencetak lebih banyak lagi di masa-masa yang akan datang, karena sekarang ada sejumlah 439 orang dosen dengan Jabatan Lektor Kepala yang siap didorong untuk mencapai jabatan tertinggi di dunia akademik tersebut,” katanya.

Baca juga:  Panitia UNITED Adakan Pelelangan Alat Pengolahan Data Project

Pihaknya mengaku, sudah melakukan apa yang diperlukan untuk itu beberapa tahun lalu sebagai program investasi. Sehingga sejak setahun terakhir, pertumbuhan jumlah GB sangat bagus.

“Sekarang saatnya kami panen raya. Beberapa program sebelumnya adalah ada hibah P2GB yaitu Hibah penelitian Publikasi untuk Percepatan Guru Besar, pendampingan penulisan Jurnal bereputasi, berbagai coaching dan program dana hibah penelitian 10 persen. Dan yang penting sekali adalah manajemen baru pengusulan kenaikan Jabatan Akademik di bawah kendali Tim Penilai Jabatan Akademik Dosen,” ujarnya, Minggu (12/9).

Baca juga:  Kakak-Adik Tebas Tiga Rekan Kerjanya

Lebih lanjut kata dia, team ini akan mereview dengan sangat ketat dokumen pengusulan seorang Calon Guru Besar sebelum diteruskan ke Jakarta. Bila sudah memenuhi semua persyaratan, dokumen ini akan diteruskan ke Senat Akademik Universitas untuk diusulkan.

Acara Pengukuhan rencananya akan digelar pada tanggal 9 Oktober 2021 bertempat di Ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Sudirman Denpasar. Jumlah Guru Besar yang akan dikukuhkan sebanyak 13 orang, yakni 1 orang dari Fapet, 5 orang dari Fakultas Teknik, 3 orang dari FEB, 1 orang dari Fakultas Kedokteran dan 1 orang dari Fakultas Pertanian serta 2 orang dari Fakultas MIPA. Dalam rapat dibahas teknis pelaksanaan acara yang akan berlangsung Hybrid kombinasi daring dan luring. (Yudi Karnaedi/balipost)

Baca juga:  Puluhan Banjar di Kerobokan Kompak Tak Buat Ogoh-ogoh
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *