Kerang abalone dibudidayakan di Nusa Lembongan, Klungkung. (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pandemi Covid-19 hingga kini membuat sektor pariwisata di Nusa Penida, Klungkung lumpuh. Tak sedikit warga yang kembali beralih ke sektor perikanan dan kelautan.

Bahkan untuk membantu masyarakat di tengah pandemi, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung mulai mengembangkan komoditas kerang abalone di Pulau Lembongan. Selain menjadi komoditi yang memiliki nilai tinggi, kerang abalone juga dimanfaatkan sebagai pengendali hama pada budidaya rumput laut.

Baca juga:  Ditemukan, Pria Tegallalang yang Tenggelam di Eks Galian C Sudah Tak Bernyawa

Kerang abalone ini, sebenarnya juga bukan hal asing bagi warga di Nusa Penida. Warga lokal biasanya menyebutnya kerang mali-mali. Demplot ini, sengaja dilakukan di lokasi budi daya rumput laut, karena kerang jenis ini menjadi pengendali hama alami bagi rumput laut.

“Ada simbiosis mutualisme jika kita mengembangkan kerang abalone ini, karena kerang ini juga sebagai pengendali hama rumput laut,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, I Dewa Ketut Sueta Negara, Minggu (22/8/2021).

Baca juga:  Lemas dan Terlantar di Gubuk, Pria Asal Sumba Dievakuasi

Menurut Sueta Negara, pemkab mulai …

Baca selengkapnya di media partner DENPOST.id

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *