Suasana vaksinasi di Pohsanten. Warga yang sudah datang untuk vaksin kedua akhirnya pulang karena vaksin tidak ada. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOT.com – Sejumlah warga yang datang untuk vaksin ke II di sejumlah lokasi gebyar vaksin kecele. Mereka berbondong-bondong, Rabu (4/8) pagi datang sesuai undangan, namun sesampai di lokasi vaksin disebutkan kosong.

Kondisi tersebut terjadi di beberapa titik penjadwalan vaksin yang digelar di Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Jembrana. Seperti di Balai Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Desa Yehembang, Desa Budeng dan Desa Perancak.

Baca juga:  Tiga Minggu Terakhir Tambahan Kasus Positif COVID-19 di Bali Tinggi, Ini Kata Koster

Dikonfirmasi soal ini, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata membenarkan. Ia mengatakan penundaan vaksin kedua di sejumlah tempat, khususnya warga yang mendapatkan vaksin jenis Sinovac.

Diakuinya sejak Senin (2/8) memang ada kendala stok vaksin itu. Karena itu warga yang dijadwalkan vaksin dosis kedua di beberapa desa ditunda sementara.

Tetapi untuk vaksin kedua jenis lainnya, masih tersedia dan bisa diikuti warga. Stok vaksin Sinovac untuk sementara ini diutamakan dosis pertama bagi usia pelajar yang jumlahnya lebih banyak.

Baca juga:  Siswa SD di Jembrana Jalani Vaksinasi Dosis II

Selanjutnya vaksin dosis kedua masyarakat umum yang sebelumnya menjalani vaksin dosis pertama.

Kadis juga memastikan, warga yang ditunda vaksin kedua ini akan segera divaksin setelah Dinas Kesehatan Provinsi Bali mendistribusikan 15 ribu dosis vaksin Sinovac.

Secara umum, vaksinasi dosis pertama dari target di Jembrana sebanyak 230.654 orang sudah tercapai 88 persen. Gebyar Vaksinasi masih terus digelar di setiap fasilitas kesehatan hingga desa yang telah dijadwalkan. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Pedagang Pasar Umum Negara disasar Vaksinasi
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *