Petugas melakukan pemakaman pasien COVID-19. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Penambahan kasus COVID-19 di Bali makin parah. Di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 hari kedua, Kamis (22/7), tambahan kasus pecah rekor lagi. Bahkan, hari ini juga mencatatkan rekor korban jiwa, di atas 30 kasus.

Kemarin, Bali mencapai rekor tambahan kasus tertinggi sebanyak 1.111 orang. Sedangkan korban jiwa tertinggi yang dilaporkan Bali selama sehari mencapai 25 orang pada 19 Juli 2021.

Kabar baiknya, pasien sembuh bertambah sangat signifikan. Masih ada di atas 650 orang.

Baca juga:  Imbas Penutupan Irigasi dari Tukad Unda Berpotensi Minus Beras

Menurut data Satgas Penanganan COVID-19 Bali per pukul 14.30 WITA, terdapat 1.250 kasus baru. Kumulatif kasus yang ditangani Bali mencapai 65.257 orang.

Korban jiwa bertambah 33 orang. Kumulatif korban jiwa COVID-19 mencapai 1.873 orang (2,87 persen). Rinciannya 1.867 WNI dan 6 WNA.

Pasien sembuh bertambah mencapai 652 orang. Sehingga total pasien sembuh saat ini sebanyak 54.759 orang (83,91 persen).

Jumlah kasus aktif yang masih dirawat maupun menjalani karantina berjumlah 8.625 orang (13,22 persen). Mereka dirawat di 17 RS dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Baca juga:  Kasus Baru Kembali Balik 3 Digit! Kumulatif Sudah Tembus 45.000

BOR RS Rujukan

Di tengah tingginya tambahan kasus pada 21 Juli, BOR Isolasi terisi sebanyak 1.689 bed (77,27 persen) dari 2.128 bed. Masih tersisa sebanyak 439 bed (22,73 persen).

Dilihat dari data, jumlah keterisian ini bertambah 104 bed dari sehari sebelumnya sebanyak 1.585 bed. Sedangkan konversi bed isolasi dibandingkan sehari sebelumnya bertambah 25 unit.

Untuk BOR ICU terisi sebanyak 201 bed (62,51 persen) dari 268 bed. Keterisian ICU mengalami pengurangan 4 bed dari 205 bed sehari sebelumnya. Masih tersisa sebanyak 67 bed (37,49 persen).

Baca juga:  Terus Alami Lonjakan Kasus COVID-19, Ternyata Ini Klaster Baru di Denpasar

Ada lima kabupaten/kota dengan BOR Isolasi di atas 80 persen. Yakni Buleleng 99,45 persen, Gianyar 92,5 persen,  Karangasem 86,92 persen, Tabanan 81,68 persen, dan Denpasar 80,67 persen.

Sementara itu, terdapat empat kabupaten/kota dengan BOR ICU di atas 65 persen. Yakni Buleleng 100 persen, Denpasar 84,66 persen, Karangasem 84,62 persen, dan Bangli 66,67 persen. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *