Pipa transmisi yang ada di wilayah Tirta Gangga yang masuk ke reservoar Temega rusak akibat diterjang banjir, Kamis (17/6). (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pelayanan air bersih kepada sejumlah pelanggan Perumda Tirta Tohlangkir di sejumlah wilayah di Karangasem terganggu. Hal itu menyusul rusaknya jaringan pipa milik Perumda akibat diterjang banjir setelah hujan deras yang terjadi Rabu (16/6).

Direktur Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem, I Gusti Made Singarsi, mengungkapkan, akibat banjir yang terjadi semalam, tiga pipa transmisi yang masuk ke Reservoar Temega mengalami kerusakan. Pipa yang diterjang banjir ini patah atau bocor. “Pipa yang patah panjangnya sekitar 20 meter merupakan pipa 8 dim, 20 meter pipa 6 dim dan 20 meter merupakan pipa 6 dim,” ucapnya, Kamis (17/6).

Baca juga:  Rights Issue BBRI Topang Pembentukan Holding BUMN UMi

Singarsi, menambahkan, akibat kejadian ini, pelayanan air bersih kepada sejumlah pelanggan terganggu. Mulai dari wilayah Untung Surapati, Perumnas Paya, Veteran, Jenderal Sudirman, Pesagi, Gunung Agung, Nenas, Strawbery, Kuru Setra, Kh. Samanhudi, Juruk, Salak dan Achmad Yani.

“Selain itu juga, layanan kerusakan pipa juga terjadi di jalur Sungai Belegondang Desa Ababi. Sehingga pelayanan terganggu di wilayah Sadimara, Abian Jero, Pande, Telaga Beteng, Tiying Tali Kelod, Penaban, Batannyuh, Jalan Lettu Dugdugan, Kertawarah, Bale Punduk, Tiying Jangkrik, Sekar Gunung, Bukit dan Kebon Bukit juga ikut terganggu,” katanya.

Baca juga:  Bagian Selatan Pemedal Agung Klungkung Runtuh

Dia menjelaskan,sejauh ini pihaknya telah melakukan proses perbaikan terhadap pipa yang rusak tersebut. Untuk itu, ia berharap dan meminta kepada para pelanggan yang layanannya terganggu agar sedikit bersabar sampai dengan pekerjaan tersebut dapat diselesaikan. “Kita harap, perbaikan hari ini dapat diselesaikan sehingga pelayanan kembali normal,” sebut Singarsi. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *