
AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Karangasem dan sekitarnya, pada Minggu (8/2) mengakibatkan banjir di Lapangan Tukad Bangkit, Desa Pempatan, Kabupaten Karangasem.
Plt Perbekel Desa Pempatan, Pande Ketut Arimbawan, Senin (9/2) membenarkan hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Pempatan pada Minggu (8/2) mengakibatkan Lapangan Tukad Bangkit kebanjiran. “Ya, banjir yang terjadi sampai merendam lapangan Tukad Bangkit,” ucapnya.
Arimbawan mengatakan banjir yang terjadi ini merupakan banjir terbesar selama puluhan tahun. “Hampir 30 tahunan tidak pernah ada air sebesar itu di Tukad Bangkit, tapi kemarin tumben airnya sebesar itu,” katanya.
Menurut Arimbawan, penyebab besarnya air di Tukad Bangkit tersebut karena intensitas hujan terlalu deras. Banyak lahan masyarakat yang dulunya ditanami pohon kayu besar, sekarang sudah beralih ke pertanian sayur mayur.
“Banjir juga tidak lepas dari kondisi hutan kita di hulu yang semakin hari semakin berkurang pohon-pohon besarnya,” jelasnya.
Akibat banjir tersebut, genangan muncul di areal Pasar Tukad Bangkit. “Kejadian ini sudah kami koordinasikan dengan pihak kecamatan dan BPBD untuk membantu memfasilitasi permasalahan tersebut. Sebab, secara kewenangan aliran sungai itu merupakan kewenangan dari pihak BWS,” kata Arimbawan.
Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya telah merencanakan menangani dengan membuatkan alur aliran air di sebelah barat pasar dan lapangan desa agar ketika air sungai volumenya meningkat tidak sampai meluber di pasar dan di lapangan desa. (Eka Parananda/balipost)










