Made Ichiro Dharma Yuda. (BP/Ist)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Dua karateka PON Bali I Made Ichiro Dharma Yuda dan Ni Made Nada Dwimayanti berlatih ke Jakarta. Rencananya, Ichiro dan Nada didampingi pelatih Putu Deddy Mahardika terbang ke Ibu Kota, pada Selasa (18/5).

Wakil Ketua III Pengprov FORKI Bali Armand Setiawan, di Kuta, Senin (17/5) menerangkan, sebenarnya dua karateka PON juga sedang berada di Jakarta. Keduanya adalah Kadek Krisna Dwi Antara dan Ni Made Meriantini. “Selama ini Kadek Krisna di Jakarta ditangani pelatih pelatnas,” sebut Armand.

Program berikutnya, Nada dan Ichiro akan berlatih bersama Kadek Krisna. “Kami memutuskan mengirim mereka berlatih ke Jakarta, sebab di Ibu Kota banyak karate yang bisa diajak latih-tanding,” kata dia. Bahkan, Armand juga mendengar kabar, di Jakarta bakal diselenggarakan kejurnas karate, sekaligus ajang seleknas SEAKF.

Baca juga:  Karate Targetkan 4 Nomor ke Final

“Kami mendengar informasi, kejurnas karate akan digelar di Jakarta, pada 3 Juli mendatang,” terangnya. Ia menilai, ajang kejurnas mempertandingkan kategori kadet, junior dan U-21. Secara kebetulan, Bali memiliki atlet PON yang masih berusia 20 tahun dan bisa berlaga. “Saya memproyeksikan Made Ichiro turun pada kejurnas karate yang biasa bertanding di kelas -55 kg untuk kategori U-21,” ujarnya.

Sementara, karateka lainnya Meriantini masih bisa turun pada kategori U-21, namun saat ini sedang mengikuti pendidikan Polwan. “Saya kurang tahu Meriantini bisa turun di kejurnas atau tidak,” kilahnya. Armand meyakini, karateka PON Bali yang berlatih ke Jakarta semakin menambah jam terbang, karena akan sering melakukan sparring bersama karateka Jakarta, Bogor, serta daerah sekitarnya.

Baca juga:  Dua Gadis Dibawah Umur dan Pasangan Selingkuh Digiring ke Polsek Mendoyo

“Saya beranggapan program ini sekaligus ajang try out, bagi karateka yang turun di kumite,” ucap Armand yang juga Manajer Tim PON Bali ini. Ia menyebutkan, Bali meloloskan lima karateka PON kumite. Mereka adalah Kadek Krisna (-60 kg), Made Ichiro (-55 kg), Ni Made Nada (-68 kg), Meriantini (-61 kg), serta Cok Istri Agung Sanistya Rani (-55 kg) yang menghuni pelatnas.

Baca juga:  Bangli Zona Merah, TC Pejudo PON Dihentikan

Selama karateka kumite berlatih dan try out di Ibu Kota, karateka Pelatda PON Bali ditangani pelatih Aditya, Nyoman Artana dan Sudiana. “Karateka kami yang berlatih di Jakarta akan tinggal di Depok, dan kami sudah melaporkan program pelatda ini ke KONI Bali,” ungkapnya. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *