Sebanyak 1.050 karateka dan majelis sabuk hitam Lemkari seluruh Bali mengikuti Ghasuku dan Ujian Kenaikan Tingkat Lemkari Bali di alun-alun Bangli, Jumat (22/12). (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Sebanyak 1.050 karateka dan majelis sabuk hitam Lemkari seluruh Bali mengikuti Ghasuku dan Ujian Kenaikan Tingkat Lemkari Bali di alun-alun Bangli, Jumat (22/12). Ketua Majelis Sabuk Hitam Lemkari Bali, I Wayan Guntur menyampaikan, Ghasuku Daerah Lemkari Bali bertujuan untuk menjalin dan mengikat tali persaudaraan para Karateka Lemkari seluruh Bali dan penyamaan gerak atau teknik, yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali.

Dikatakan juga bahwa Kabupaten Bangli terpilih sebagai tempat pelaksanaan Ghasuku ini secara aklamasi dalam rapat kerja daerah Lemkari Bali.

Baca juga:  Lemkari Anton Lesiangi Gelar Sarasehan Nasional

Ketua Lemkari Bali, I Wayan Muntra mengatakan Bangli merupakan salah satu pioner atau contoh bagi Lemkari Bali. Ghasuku yang dilaksanakan hari ini merupakan ghasuku yang keempat kalinya dilaksanakan di Bangli.

Sampai saat ini di Bangli baru ada 3 dojo, namun Muntra mengapresiasi prestasi yang diraih oleh Lemkari Bangli baik di tingkat provinsi maupun nasional. Pihaknya berharap ke depan pemerintah Kabupaten Bangli bisa memberikan kesempatan kepada Lemkari untuk masuk ke sekolah-sekolah. Mengingat olehraga karate adalah penyumbang medali paling dominan untuk Kabupaten Bangli.

Baca juga:  Tujuh Warga Bangli Positif COVID-19 Sembuh, Ini Asal Desanya

Sementara itu Ketua Umum Lemkari Bangli I Ketut Suastika berharap terpilihnya Bangli sebagai tuan rumah Ghasuku Lemkari Bali tahun 2023, dapat memotivasi karateka Bangli untuk bisa mengepakkan sayap. Dikatakan bahwa saat ini di Kabupaten Bangli baru ada tiga dojo yang ada di Desa Batur Kecamatan Kintamani.

Pria yang juga Ketua DPRD Bangli itu kedepannya akan membentuk dojo di masing-masing kecamatan bahkan hingga ke tingkat desa. “Sehingga pembinaan dan pelatihan karate dapat berkembang dengan baik, dan dapat lebih banyak lagi melahirkan karateka berprestasi di Kabupaten Bangli,” katanya. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Dari Bali Diminta Pertimbangkan "Lockdwon" hingga Tuai Keluhan, Sanksi Denda Warga Tidak Bermasker
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *