Ilustrasi. (BP/tomik)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jumlah warga yang terinfeksi COVID-19 di Bali belum menunjukkan penurunan. Tambahan terus ada tiap harinya.

Pada Sabtu (8/5), jumlahnya juga tetap 3 digit, di atas 110 orang. Pada hari ini, tambahan pasien sembuh juga lebih sedikit dari kasus baru.

Korban jiwa juga masih dilaporkan bertambah signifikan. Jumlahnya sama dari sehari sebelumnya.

Menurut data Satgas Penanganan COVID-19 Bali, terdapat 113 kasus baru. Kumulatif kasus yang ditangani Bali mencapai 45.655 orang.

Sementara itu, tambahan korban jiwa mencapai 8 orang. Kumulatif korban jiwa COVID-19 mencapai 1.402 orang (3,07 persen). Rinciannya 1.397 WNI dan 5 WNA.

Baca juga:  Ortu Khawatirkan Siswa Belajar di Gedung Keropos

Pasien sembuh bertambah mencapai 102 orang. Sehingga total pasien sembuh saat ini sebanyak 43.060 orang (94,32 persen).

Jumlah kasus aktif yang masih dirawat maupun menjalani karantina berjumlah 1.193 orang (2,61 persen). Mereka dirawat di 17 RS dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Upaya penanganan COVID-19 di Bali kini mendapat tantangan dengan adanya temuan dua varian baru, yaitu dari Inggris dan Afrika Selatan. Belum lama, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan kepada seluruh masyarakat agar mentaati pelaksanakan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Provinsi Bali. Juga tetap tertib dan disiplin menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bebas COVID-19 dengan 6M (Memakai masker standar dengan benar, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Mengurangi bepergian, Meningkatkan imun tubuh, dan Mentaati aturan).

Baca juga:  Seorang Pria Dikabarkan Terseret Arus Nusa Penida

Ia juga meminta masyarakat agar membatasi jumlah peserta, selalu berhati-hati, dan penuh kewaspadan dalam setiap penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, adat, agama, seni, budaya, dan sosial serta kegiatan kemasyarakatan lainnya. Di sampinng juga mengikuti program vaksinasi pencegahan COVID-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten/Kota.

Sementara itu, kepada Bupati/Walikota, Camat, Kepala Desa/Lurah, dan Bandesa Adat se-Bali serta seluruh komponen Masyarakat agar terus tanpa lelah, melakukan upaya serius dengan mengambil langkah secara bersama-sama bergotong-royong untuk mencegah penyebaran COVID-19, secara khusus varian baru virus COVID-19.

Baca juga:  Demo AWK Diwarnai Kericuhan

“Marilah Kita terus memanjatkan Dldoa dengan keyakinan masing-masing memohon kehadapan Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa agar Alam Bali beserta Isinya selalu dalam kondisi nyaman, aman, dan damai sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru,” tandas Gubernur Koster. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

Captcha *